Pembangunan Infrastruktur Dianggap Sukses Mengurangi Dampak Banjir

- Kamis, 4 November 2021 | 20:25 WIB
Sejumlah pembangunan infrastruktur pengendali banjir mampu meminimalisasi beban banjir yang biasa menggenang wilayah Kabupaten Bandung. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Sejumlah pembangunan infrastruktur pengendali banjir mampu meminimalisasi beban banjir yang biasa menggenang wilayah Kabupaten Bandung. (Ayobandung.com/Kavin Faza)



DAYEUHKOLOT, AYOBANDUNG.COM — Sejumlah pembangunan infrastruktur pengendali banjir mampu meminimalisasi dampak banjir yang biasa menggenang wilayah Kabupaten Bandung.

Pembangunan infrastruktur tersebut di antaranya danau retensi Cieunteung dan terowongan air Nanjung.

Acep Saufudin, salah seorang warga Dayeuhkolot, mengatakan, secara umum banjir yang menggenang kali ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Namun yang menjadi pembeda adalah durasi genangan yang jauh lebih singkat. Biasanya, jika hujan mengguyur dalam tiga hari, banjir menggenang sampai satu pekan.

"Sekarang lebih cepat surut," ujar Saef, Kamis 4 November 2021.

Dia mengakui sejumlah pembangunan infrastruktur pengendali banjir cukup berpengaruh terhadap durasi banjir yang menjadi lebih singkat.

Dia berharap dengan sejumlah pembangunan yang sedang dilakukan saat ini seperti danau retensi Andir, bisa mereduksi banjir tahunan di wilayah tersebut.

"Inginnya mah tidak ada lagi banjir," katanya.

Baca Juga: Lansia Kabupaten Bandung Banyak yang Belum Terima Vaksinasi

Banjir yang menggenang Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot, dan Bojongsoang, pun sudah surut pada Kamis 4 November 2021. Banjir telah menggenang kawasan tersebut sejak selasa 2 november dini hari.

Warga sudah mulai membersihkan material lumpur yang terbawa oleh banjir. Sejumlah warga masih bertahan di pengungsian karena takut banjir kembali menggenang rumahnya.

Masyarakat juga diminta untuk terus waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan longsor.

Terlebih efek dari fenomena La Nina bisa mempengaruhi curah hujan lebih tinggi dibanding biasanya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jalan Ali Sadikin Diusulkan Jadi Nama Tol Cisumdawu

Selasa, 25 Januari 2022 | 10:37 WIB

Perbedaan SPBU, Pertashop, dan Pertamini

Jumat, 21 Januari 2022 | 13:59 WIB
X