Damri Rugi Rp220 Miliar, Beberapa Rute Diberhentikan Sementara

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 12:42 WIB
Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan DAMRI Sidik Pramono membenarkan adanya pemberhentian delapan rute bus kota mulai Kamis 28 Oktober 2021. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan DAMRI Sidik Pramono membenarkan adanya pemberhentian delapan rute bus kota mulai Kamis 28 Oktober 2021. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
 
LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan DAMRI Sidik Pramono membenarkan adanya pemberhentian delapan rute bus kota mulai Kamis 28 Oktober 2021.
 
"DAMRI Cabang Bandung tidak mengoperasikan sementara delapan rute bus kota," ujar Sidik saat dihubungi, Kamis, 28 Oktober 2021. 
 
Menurut Sidiq, alasan menghentikan pengoperasian delapan rute bus Kota tersebut karena pihaknya menderita kerugian dampak dari pandemi Covid-19. 
 
"Pandemi dan pembatasan mobilitas masyarakat telah menekan kegiatan operasional kami. Sepanjang tahun buku 2020, DAMRI secara keseluruhan (se-Indonesia) mencatatkan kerugian sekitar Rp 220 miliar," jelas Sidik. 
 
Kemudian Sidik menerangkan bahwa pihaknya saat ini terus mengevaluasi segmen-segmen usaha yang dijalankan. 
 
"Jika berdasarkan tingkat evaluasi keekonomiannya terpenuhi, kegiatan operasional bisa berjalan kembali," ungkapnya. 
 
Di lain pihak, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung memastikan akan melayani rute bus kota Damri yang menghentikan layanan sementara.
 
Apabila jumlah penumpang meningkat maka bus sekolah akan dimanfaatkan untuk melayani para penumpang bus Damri. 
 
 
Sekretaris Dishub Kota Bandung Agung Purnomo mengatakan, bus-bus Trans Metro Bandung (TMB) akan melayani penumpang bus kota Damri yang saat ini berhenti sementara. Pihaknya akan menambah jumlah unit bus TMB. 
 
"Di Kota Bandung ada dua pelayanan dalam kota dan antar kota dalam provinsi (AKDP) kalau AKDP jalan semua cuma dalam kota bisa back up sama kendaraan Trans Metro Bandung 5 rute apalagi dengan kondisi sekarang dan sekolah belum maksimal, penduduk kadang kadang pakai ojol," ujarnya saat dihubungi ayobandung pada Kamis, 28 Oktober 2021.
 
Ia melanjutkan, beberapa trayek di wilayah Antapani akan dipindahkan ke Terminal Leuwi Panjang. Apabila jumlah penumpang membeludak maka pihaknya menyiapkan bus sekolah untuk digunakan. 
 
"Kita punya 45 unit bus sekolah, siap diturunkan," katanya. [*]
 

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resmi! Kota Bandung Larang Perayaan Tahun Baru

Jumat, 3 Desember 2021 | 16:52 WIB

Angka Pengangguran Kota Bandung Bertambah 3%

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:50 WIB

Lokasi Ganjil Genap Bandung Ditambah, Catat Titiknya!

Kamis, 2 Desember 2021 | 13:02 WIB

Pedagang Kaki Lima: Dapat Durian Runtuh di Demo Buruh

Kamis, 2 Desember 2021 | 09:57 WIB
X