Bisnis Gelap Vaksinasi Jalur Cepat di Bandung Barat: Terduga Oknum Pegawai Dinkes dan Swasta

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 11:04 WIB
[Ilustrasi vaksinasi Covid-19] Kasus bisnis gelap vaksinasi jalur cepat di Kabupaten Bandung Barat (KBB) diduga didalangi oknum pegawai Dinas Kesehatan dan pihak swasta.  (Ayobandung.com/Kavin Faza)
[Ilustrasi vaksinasi Covid-19] Kasus bisnis gelap vaksinasi jalur cepat di Kabupaten Bandung Barat (KBB) diduga didalangi oknum pegawai Dinas Kesehatan dan pihak swasta. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM — Kasus bisnis gelap vaksinasi jalur cepat di Kabupaten Bandung Barat (KBB) beberapa waktu lalu ternyata diduga didalangi oknum pegawai Dinas Kesehatan dan pihak swasta.

Diketahui, bisnis gelap vaksinasi jalur cepat terjadi saat program vaksinasi massal di Objek Wisata Dusun Bambu, Cisarua, KBB, Kamis 30 September 2021 lalu.

Dalam kegiatan itu, puluhan masyarakat dipungut bayaran nominal fantastis, mulai dari Rp500 ribu sampai Rp900 ribu. 

Biaya itu diminta untuk mempercepat antrean vaksinasi via jalur bypass dan menjamin peserta berbayar mendapat dosis vaksin. Total warga yang membayar vaksin jalur cepat ini antar 20-30 orang.

Kepala Dinas Kesehatan KBB, Eisenhower Sitanggang, mengatakan, pungli tersebut terbongkar setelah ada oknum yang memanfaatkan momen dengan menawarkan kemudahan kepada peserta vaksinasi agar mereka tidak harus mengantre.

"Informasi yang muncul, ada oknum yang memanfaatkan momen dengan menawarkan ke orang agar mereka tidak harus antre," ujarnya saat konferensi pers di Perkantoran Pemda KBB, Selasa 26 Oktober 2021. 

Hasil penelusuran oknum pegawai Dinas Kesehatan berinisial D. Sedangkan dari pihak swasta adalah seorang perempuan berinisial M.

M menawarkan kemudahan kepada temannya dan peserta lain yang saat itu mengikuti vaksinasi supaya tidak harus mengantre. 

Eisen mengatakan, awalnya oknum berinisial M itu memasang tarif Rp 500 ribu, namun ternyata peminatnya banyak sehingga tarif tersebut dinaikan kembali menjadi Rp 600 ribu per orang.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tenaga Honorer Dihapus 2023, TKK Bandung Barat Cemas

Senin, 24 Januari 2022 | 17:47 WIB

Harga Cabai Rawit Bandung Barat Perlahan Turun

Minggu, 23 Januari 2022 | 16:45 WIB
X