Penggunaan Internet Pelajar Sedikit Untuk Pendidikan, Orang Tua Diminta Awasi Anak

- Senin, 25 Oktober 2021 | 16:23 WIB
ilustrasi PJJ; Pembelajaran Daring yang dilakukan selama pandemi covid-19, tidak membuat penggunaan internet untuk kepentingan belajar siswa meningkat. Bahkan sebagian besar penggunaan internet hanya untuk chating dan hiburan. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
ilustrasi PJJ; Pembelajaran Daring yang dilakukan selama pandemi covid-19, tidak membuat penggunaan internet untuk kepentingan belajar siswa meningkat. Bahkan sebagian besar penggunaan internet hanya untuk chating dan hiburan. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pembelajaran Daring yang dilakukan selama pandemi covid-19, tidak membuat penggunaan internet untuk kepentingan belajar siswa meningkat. Bahkan sebagian besar penggunaan internet hanya untuk chating dan hiburan.

Dirjen Informasi Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong, mengatakan secara umum masyarakat Indonesia menggunakan waktu berselancar di internet sebanyak 8 jam 52 menit setiap harinya.

Namun penggunaan internet yang melebihi jam kerja tersebut, sebagian besar digunakan untuk hiburan dan chating sosial media. Hal tersebut dimungkinkan juga dilakukan oleh pelajar selama pembelajaran jarak jauh.

Baca Juga: 19 Daftar HP Samsung Murah RAM Besar 1 Jutaan Terbaru dan Terbaik Oktober 2021

"Saya tidak memiliki data penggunaan internet selama pembelajaran jarak jauh. Namun secara umum, penggunaan internet itu yang pertama untuk berinteraksi, seperti chating melalui aplikasi perpesanan," jelas Usman saat Literasi Media sebagai Upaya Mencerdaskan Masyarakat di Era Digital Berbasis Internet dalam program Fellowship Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan, Seni 25 Oktober 2021.

Penggunaan internet terbanyak kedua adalah mencari hiburan, seperti menonton live streaming dan hal lainnya. Bahkan tidak sedikit, penggunaan internet untuk bermain gim.

Sebagian besar waktu penggunaan internet yang dilakukan oleh pelajar, hanya untuk mencari informasi konten berbentuk hiburan, bukan untuk pengetahuan.

"Kalau untuk mencari informasi kaitan dengan mendukung pembelajaran, saya kira masih sediktit. Apalagi kaum milenial yang kurang mengakses informasi di internet. Kecuali untuk mengakses media sosial dan aplikasi perpesanan," paparnya.

Baca Juga: Cara Edit Foto Jadi Pengantin Seperti Asli yang Viral di TikTok, Pakai Aplikasi 'Tempo'

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resmi! Kota Bandung Larang Perayaan Tahun Baru

Jumat, 3 Desember 2021 | 16:52 WIB

Angka Pengangguran Kota Bandung Bertambah 3%

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:50 WIB

Lokasi Ganjil Genap Bandung Ditambah, Catat Titiknya!

Kamis, 2 Desember 2021 | 13:02 WIB

Pedagang Kaki Lima: Dapat Durian Runtuh di Demo Buruh

Kamis, 2 Desember 2021 | 09:57 WIB
X