Alun-alun Bandung dan 29 Taman Bandung Dibuka, Begini Syarat Masuknya

- Senin, 25 Oktober 2021 | 12:47 WIB
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di Taman Alun-Alun Kota Bandung, Senin 25 Oktober 2021. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di Taman Alun-Alun Kota Bandung, Senin 25 Oktober 2021. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Syarat masuk Alun-alun Bandung dan 29 taman tematik Bandung.

LENGKONG, AYOBANDUNG,COM -- Alun-alun Bandung dan 29 taman tematik Bandung kembali dibuka dengan kapasitas hanya 25%. Pengunjung diminta menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin seperti memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan.

"Jadi di perwal di pasal 16 taman sudah boleh dibuka untuk masyarakat hanya kita perlu persiapkan untuk prokes jadi buka besok senin semuanya termasuk Baksil (Babakan Siliwangi), Alun-Alun juga," ujar Kabid Pertamanan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung Rikke Siti Fatimah saat dihubungi Republika, Minggu, 24 Oktober 2021.

Ia menuturkan, ada 29 taman tematik di Kota Bandung sudah mulai dibuka dan bisa dikunjungi masyarakat. Terkait persyaratan aplikasi PeduliLindungi yang harus digunakan saat pengunjung datang ke taman, DPKP3 saat ini masih memproses pengajuan aplikasi itu ke Kementerian Kesehatan dan belum memperoleh QR Code.

Baca Juga: Puluhan Peserta PTMT Terpapar Covid, Ombudsman Jabar Dorong Satgas Cari Penyebab

Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di Taman Alun-Alun Kota Bandung, Senin 25 Oktober 2021. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Disela proses tersebut, DPKP3 menyiapkan barcode untuk warga yang hendak masuk ke taman.

"Kita memasang barcode di papan imbauan, pengunjung masuk menscan barcode, mengisi google form, nama, NIK, alamat, umur termasuk nomor sertifikat jadi ini hanya sementara sebelum QR Code dari kementerian kesehatan keluar," ujarnya.

Ia menuturkan, apabila QR Code sudah didapatkan maka penggunaan barcode dihentikan untuk kemudian diganti dengan QR Code aplikasi PeduliLindungi. Pihaknya memastikan akan menggunakan aplikasi tersebut dalam rangka mendukung penanganan Covid-19 terlebih saat ini Bandung ada di level 2.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resmi! Kota Bandung Larang Perayaan Tahun Baru

Jumat, 3 Desember 2021 | 16:52 WIB

Angka Pengangguran Kota Bandung Bertambah 3%

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:50 WIB

Lokasi Ganjil Genap Bandung Ditambah, Catat Titiknya!

Kamis, 2 Desember 2021 | 13:02 WIB

Pedagang Kaki Lima: Dapat Durian Runtuh di Demo Buruh

Kamis, 2 Desember 2021 | 09:57 WIB
X