Ruang Kelas Ambruk SDN 015 Kresna Akan Diperbaiki Tahun 2022 

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 12:03 WIB
Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan berencana akan merenovasi bangunan, yang rusak di salah satu ruangan SDN, pada tahun 2022. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan berencana akan merenovasi bangunan, yang rusak di salah satu ruangan SDN, pada tahun 2022. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
 
LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Setelah sempat ramai diberitakan terkait rusaknya salah satu ruangan di SDN 015 Kresna Kota Bandung, Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan berencana akan merenovasi bangunan yang rusak pada tahun 2022.
 
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hikmat Ginanjar telah mengetahui kondisi atap 3 Ruang Kelas pada SDN 015 Kresna
 
Sejak Juni lalu, Kepala Bidang PPSD Bambang Arianto beserta jajaran telah menyampaikan data lengkap kondisi bangunan. Hasil survei dan kajian tim teknis serta rencana tindak lanjut atas ruang kelas tersebut.
 
“Hasil survei yang dilakukan jajaran kami menyatakan bahwa ruangan tersebut sudah tidak layak untuk dilakukan rehabilitasi, Kami sudah membuat langkah-langkah yang harus dilakukan, termasuk telah meminta Kepala Sekolah agar segera membuat surat permohonan penghapusan aset,” ujar Hikmat pada Minggu, 22 Oktober 2021.
 
Hikmat melanjutkan, sesuai dengan ketentuan sambil menunggu surat permohonan penghapusan ruang dan pemutakhiran data kondisi ruang kelas di DAPODIK dari kepala Sekolah. 
 
Terkait hal ini, Disdik telah menganggarkan pembangunan Ruang Kelas Baru untuk 3 ruang Kelas di SDN 015 Kresna pada anggaran tahun 2022.
 
“Kami sudah sampaikan kepada Kepala Sekolah, agar ruangan tidak dipakai karena ruangan tersebut  tidak bisa direhabilitasi. Jika direhabilitasi bangunan ini tetap berpotensi membahayakan siswa, oleh karena itu harus dilakukan pembangunan ruang kelas baru” tambahnya.
 
 
Dalam pelaksanaan pembangunan ruang kelas baru diperlukan beberapa langkah kerja. Diantaranya penghapusan aset, perencanaan pembangunan, pembuatan DED (Desain Enginering Detail), proses tender, hingga proses pembangunan. 
 
“Proses tersebut tidak bisa dilakukan dalam kurun waktu 6 bulan. Maka RKB ini akan dilakukan pada tahun 2022,” ujarnya.
 
Ada 3.556 ruang kelas SD di Kota Bandung yang telah dilakukan kajian. Secara cermat dan matang tim teknis telah menyusun skala prioritas berdasarkan tingkat kerusakan  yang ada di lapangan.
 
Hasilnya, ada beberapa gedung atau ruang yang harus dilakukan pemeliharaan, rehabilitasi sedang, rehabilitasi ringan, rehabilitasi berat, dan juga yang harus dihapuskan untuk dibangun kembali dengan ruang kelas baru. 
 
“Tahun ini ada 18 Ruang kelas Baru yang dibangun dan 179 ruang kelas yang direhabilitasi,” pungkasnya. [*]
 
 

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Komisi D DPRD Kota Bandung Minta Disdik Evaluasi PTM

Jumat, 28 Januari 2022 | 14:23 WIB

Kota Bandung Targetkan Tak Ada Kabel Menjuntai 2023

Jumat, 28 Januari 2022 | 13:44 WIB
X