Wisata Lembang Diserbu Pengunjung Setelah Status KKB PPKM Level 2

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 17:52 WIB
Wisatawan mengunjungi tempat wisata The Great Asia Afrika, Lembang, Kabupaten Bandung Barat; Wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat diserbu pengunjung akhir pekan ini usai KKB masuk derah dengan status PPKM level 2. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Wisatawan mengunjungi tempat wisata The Great Asia Afrika, Lembang, Kabupaten Bandung Barat; Wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat diserbu pengunjung akhir pekan ini usai KKB masuk derah dengan status PPKM level 2. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG,COM -- Kawasan wisata LembangKabupaten Bandung Barat (KBB) diserbu pengunjung akhir pekan ini. Animo masyarakat untuk berwisata meningkatkan usai KKB masuk derah dengan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 2.

Berdasarkan pantauan di salah satu objek wisata yakni The Great Asia Africa Lembang pada Sabtu (23/10/2021), pengunjung terlihat antre untuk masuk ke objek wisata tematik tersebut. Pengunjung diharuskan untuk menggunakan scan barcode aplikasi PeduliLindungi.

"Alhamdulillah terus ada peningkatan meskipun belum signifikan, lumayan lah ada peningkatan sampai 20 persen daripada sebelumnya," ungkap Public Relation The Great Asia Africa, Intania Setiati dinukil Suara.com.

Baca Juga: Cara Edit Foto Jadi Pengantin Seperti Asli yang Viral di TikTok, Pakai Aplikasi 'Tempo'

Tak cuma orang dewasa saja kini pengunjung anak-anak di bawah usia 12 tahun juga sudah diizinkan masuk ke area objek wisata. Namun mereka wajib didampingi orangtuanya yang juga mesti sudah divaksinasi.

"Untuk anak sudah boleh masuk karena ada diskresi juga kan. tapi tetap harus didampingi orangtuanya dan orangtuanya harus sudah divaksinasi," tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan membludaknya pengunjung, pihaknya melakukan pembatasan kunjungan maksimal 50 persen. Serta wajib log in aplikasi PeduliLindungi.

"Untuk kunjungan dibatasi hanya 50 persen dan kita juga terapkan protokol kesehatan ketat. Ada log in aplikasi (PeduliLindungi) juga, untuk kendalanya sebetulnya enggak ada, tapi kadang dari pengguna yang sinyalnya kurang baik," jelasnya.

Pihaknya berharap wisatawan juga bisa mengikuti aturan yang berlaku supaya tidak terjadi gelombang ketiga kasus Covid-19 seperti prediksi pemerintah.

Baca Juga: Spesifikasi dan Harga Redmi Note 11 Pro 5G, Ini Bocoran Tanggal Rilisnya!

"Untuk antisipasi gelombang ketiga ya itu tadi, semua aturan soal prokes, pembatasan pengunjung, itu kita lakukan. Kita juga bawel ke pengunjung supaya patuh karena kerugian buat semua kalau memang nanti sampai terjadi lonjakan kasus Covid-19 lagi," pungkasnya.

Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan KBB David Oot meminta semua pelaku wisata dari mulai pengusaha hingga pengunjung untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Selain itu, pihaknya mengintruksikan semua objek wisata di KBB untuk mensyaratkan wajib vaksin Covid-19 bagi yang ingin berwisata di KBB. Salah satunya dengan menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

"Saya ingatkan lagi pada pengelola bahwa segala aturan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah harus ditati, agar kita tetap aman. Para pengunjung juga sudah mengerti mengenai kapasitas tersebut," imbuh.

Dirinya melanjutkan, pembatasan kapasitas dan protokol kesehatan ketat dan pembatasan kapasiatas itu dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19. Apalagi kini muncul isu gelombang ketiga.

Baca Juga: 23 Daftar HP Samsung Murah Terbaru dan Terbaik 2021

"Jadi kita tetap monitoring meski sudah turun ke PPKM Level 2, pengawasan jangan lengah. Kuncinya sama-sama bertanggung jawab dan melakukan pengawasan agar tidak naik lagi ke level 3," pungkasnya.

Seperti diketahui Kabupaten Bandung Barat kini menyandang PPKM Level 2, sehingga semua objek wisata diperbolehkan dibuka kembali. Objek wisata di KBB dibuka sejak 19 Oktober lalu.

Halaman:
1
2

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Usia Waduk Saguling di Ujung Tanduk Ini Penyebabnya

Rabu, 19 Januari 2022 | 19:15 WIB

Gaji ASN Bandung Barat Diprediksi Cair Pekan Ini

Selasa, 18 Januari 2022 | 12:38 WIB

Misteri Usia Fosil Kerbau Purba di Bandung Barat

Minggu, 16 Januari 2022 | 19:53 WIB
X