Sekolah Dasar di Kota Bandung Rusak Berat: Atap Ambruk Makin Parah Akibat Hujan

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:03 WIB
Sudah empat bulan atap di tiga ruangan kelas SDN 015 Kresna di Kota Bandung ambruk dan belum diperbaiki.   Faktor usia jadi penyebab. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Sudah empat bulan atap di tiga ruangan kelas SDN 015 Kresna di Kota Bandung ambruk dan belum diperbaiki. Faktor usia jadi penyebab. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
PASIR KALIKI, AYOBANDUNG.COM — Sudah empat bulan atap di tiga ruangan kelas SDN 015 Kresna di Kota Bandung ambruk dan belum diperbaiki. 
 
Menurut Kepala Sekolah SDN 015, Kresna Yayat Hidayat, penyebab ambruknya atap di tiga ruang kelas itu karena faktor usia bangunan yang sudah uzur dan kerap diguyur hujan deras. 
 
"Tiga ruangan kelas rusak berat. Kebetulan dua ruangan ambruk secara sendirinya. Waktu itu bulan Juni ada hujan besar, penjaga sekolah melaporkan jam 04.00 subuh, atap ruangan kelas ambruk dan saya lihat memang betul ambruk sendiri," kata Yayat pada Kamis, 21 Oktober 2021.
 
Yayat mengakui bahwa SDN 015 Kresna memang harus direnovasi. Lalu pihaknya sudah mengajukan kepada Pemerintah Kota Bandung sejak 2020 awal, tetapi belum mendapat respons hingga sekarang. 
 
"Memang semuanya juga kami harapkan ada renovasi. Tapi yang diutamakan tiga ruangan ini saja dulu, karena yang lainnya masih bisa dibilang layak lah," jelas Yayat. 
 
"Pengajuan (renovasi) di awal 2020 juga sudah saya laporkan. Kejadian (ambruk) Juni 2021 juga sudah saya laporkan. Mungkin belum termasuk skala prioritas yang harus direhab tahun ini," bebernya. 
 
Lebih lanjut ia menerangkan, tiga ruangan yang atapnya ambruk tersebut sudah lama tidak dipakai belajar siswa, lantaran para siswa melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama pandemi Covid-19. 
 
 
Namun demikian, beberapa minggu pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) sudah digelar di SDN 015 Kresna, dan guna mengoptimalkan proses pembelajaran Yayat menegaskan pihaknya terpaksa membagi dua kelompok belajar. 
 
"Dibagi jadi dua shift, diefektifkan, dibagi dua rombongan belajar. Yang penting jangan siswa tidak sekolah," tutupnya. [*]
 

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PSI Walk Out Saat Rapat RAPBD, Ini Tanggapan Oded

Senin, 29 November 2021 | 16:03 WIB
X