Satu Sekolah di Bandung Ditutup Usai Peserta PTM Positif Covid-19

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:45 WIB
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan satu sekolah di Kota Bandung ditutup usai peserta PTM terpapar Covid-19. (dok. Humas Setda Kota Bandung)
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan satu sekolah di Kota Bandung ditutup usai peserta PTM terpapar Covid-19. (dok. Humas Setda Kota Bandung)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 14 orang dinyatakan positif Covid-19 dalam hasil uji usap atau swab PCR secara acak terhadap siswa dan guru yang mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Kota Bandung.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, dari 14 orang yang positif tersebut terdapat satu sekolah yang hasilnya di atas 5%. Menurutnya jika di atas 5% sekolah tersebut harus ditutup sementara.

"Hasilnya kan kemarin 14 itu dari berbagai sekolah, jadi hasilnya kalau ga salah ada satu sekolah yang memang dia di atas 5%, dan harus tutup sekolahnya. Tapi rata-rata yang lainnya di bawah 1%," ujar Yana pada Kamis, 21 Oktober 2021.

Baca Juga: Belasan Siswa dan Guru Peserta PTM Kota Bandung Positif Covid-19

Ada satu sekolah yang harus tutup tersebut, Yana tidak menyebutkan pasti nama sekolah yang di atas 5% tersebut. Tapi ia memastikan ada sekolah yang harus tutup.

"Yang di atas 5% itu SD apa ya, saya lupa. tapi ada," katanya.

Pihaknya mengaku sudah memberikan intruksi ke Dinas Pendidikan (Disdik) untuk segera melakukan evaluasi. Kata dia, yang perlu di evaluasi juga adalah proses siswa dalam perjalanan menuju sekolah.

"Nah evaluasi ini kan yang saya minta ke teman-teman di Disdik, proses tadi dari rumah. Kan mungkin saja di angkutan umum, di perjalanannya, tapi kalau di sekolahnya saya yakin insyaallah lah prokesnya baik," katanya.

Yana juga mengatakan saat ini melarang adanya pedagang yang berjualan di sekolah atau di depan sekolah.

Baca Juga: Peserta PTM Positif Covid-19, Disdik Kota Bandung Genjot Vaksinasi

"Tapi ada proses dari rumah perjalanan, kita juga udah melarang ga boleh ada kantin di sekolah buka. Tapi yang saya liat di SD, di luar (sekolah) itu ada PKL atau pedagang-pedagang makanan, dan berkerumun juga," jelasnya.

"Potensi itu yang mungkin (terjadi penyebaran Covid 19), dan saya udah tugaskan ke Dinas Pendidikan dan Satpol PP juga tertibkan lah pedagang-pedagangnya. Kan kita gatau yah mungkin saja. Karena kalau di sekolahnya kan saya yakin kita verifikasi dan validasinya ketat banget lah insyaallah," tambahnya.

Halaman:
1
2

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 21 Januari 2022

Jumat, 21 Januari 2022 | 05:00 WIB
X