Ribuan Bibit Buah Milik Petani Lembang Ikut Terdampak Banjir

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 17:27 WIB
Banjir yang menerjang Desa Cikole, Kecamatan Lembang, KBB, tak hanya berdampak pada infrastruktur tapi juga terhadap tanaman milik petani. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Banjir yang menerjang Desa Cikole, Kecamatan Lembang, KBB, tak hanya berdampak pada infrastruktur tapi juga terhadap tanaman milik petani. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

Dikatakannya, bibit pohon buah seperti jambu, jeruk hingga mangga itu sebetulnya sudah siap jual. Namun karena terdampak banjir, yang kemungkinan besar bisa dijual hanya setengahnya saja.

Akibatnya, petani pun diperkirakan harus merugi Rp 15-20 juta akibat banjir ini. "Kalau harga jualnya rata-rata jeruk minimal Rp 60 ribu per batang, jambu Rp 70 ribu, dan mangga Rp 150 ribu. Jadi gimana ukuran dan tingginya," ungkap Tatang.

Dirinya melanjutkan, peristiwa banjir ini dikarenakan hujan deras yang diperparah dengan saluran air yang buruk. Selain menyapu pohon buah-buahan, air dan lumpur juga masuk ke rumah-rumah warga.

"Ini lumpurnya tebal terus parah. Kalau yang masuk ke rumah warga dipermirkaama 60 cm," tukasnya.

Baca Juga: 23 Daftar Harga HP Samsung dan Spesifikasinya, Termurah dan Terbaru Oktober 2021

Didin (25), salah seorang warga menuturkan, saat banjir menerjang rumahnya, dirinya sedang berada di luar rumah. Saat pulang, ia mendapati rumahnya sudah digenangi air dan lumpur tebal.

"Ini yang kedua kalinya, tapi kali ini lumpurnya parah. Alat-alat elektronik kaya mesin cuci, pakaian, kursi semuanya terendam," ujarnya.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X