Mistis Kuntilanak hingga Sesajen Pohon Tumbang di Jalan Tamansari Kota Bandung

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:16 WIB
Ya, begitulah mistis tentuang kuntilanak hingga sesajen pohon tumbang di Jalan Tamansari Kota Bandung. Terlepas apakah kamu percaya atau tidak, ada orang-orang yang meyakininya sejak lama.  (pxfuel)
Ya, begitulah mistis tentuang kuntilanak hingga sesajen pohon tumbang di Jalan Tamansari Kota Bandung. Terlepas apakah kamu percaya atau tidak, ada orang-orang yang meyakininya sejak lama. (pxfuel)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM — Jika kita berbicara jalan angker di Kota Bandung, Jalan Tamansari menjadi salah satu yang memiliki segudang cerita mistis.
 
Di sana ada sebuah kisah tentang jalan angker yang dihuni oleh kuntilanak. Sampai kini kisah tersebut masih misteri.
 
Konon, para mahasiswa dan warga sekitar mempercayai adanya kuntilanak di jalan tersebut. Bukan tanpa alasan, jalan di depan kebun binatang Bandung dan kampus ITB ini bila malam hari memang selalu gelap gulita tanpa adanya penerangan sedikit pun.
 
Andhika (24), menjadi salah satu warga Bandung yang memiliki pengalaman mistis kala melewati Jalan Tamansari. Ia pernah bertemu dengan sosok kuntilanak penunggu di sana.
 
Kisahnya berawal saat ia dan temannya pulang jalan-jalan dari lembang. Ia terpaksa melewati Jalan Tamansari karena harus mampir ke kosan temannya untuk mengembalikan barang yang ia pinjam.
 
"Jadi pas pulang night ride dari lembang sekitar jam 11 malam, saya kepaksa pulang lewat Tamansari. Mau sekalian ngembaliin barang ke kosan temen. Tapi pas sekitar depan Kebun Binatang, dari jauh keliatan ada putih-putih dekat pohon di pinggir jalan," ujar Andhika.
 
Karena penasaran, sambil memelankan kendaraan ia mendekati objek putih tersebut. Tak disangka, ketika ia semakin dekat objek yang ia lihat dari kejauhan ternyata kuntilanak.
 
"Pas udah deket saya pelanin motor, ternyata kuntilanak. Saya langsung ngebut sieun soalna. Kuntilanak itu sempat ketawa terus terbang kesalah satu pepohonan," lanjutnya
 
Setelah kejadian itu, ia tak pernah lagi melewati Jalan Tamansari jika lewat pukul 09.00 malam. Ia mengaku trauma dengan kejadian  dialami saat itu.
 
 
Tidak ada hujan, tidak ada angin pohon, berukuran besar di Jalan Tamansari, Kota Bandung, malah tumbang melintang di tengah jalan dan menjebol tembok parkir Kebun Binatang Bandung pada Senin, 18 Oktober 2021.

Menurut Bana Robana (66) yang bekerja sebagi Petugas Kebersihan Gober Kelurahan Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong, ia sering menemukan sesajen di area pohon tumbang tersebut. Setiap pagi saat dirinya menyapu dan membersihkan area tersebut.

"Biasanya malam Jumat (sesajen)," terang Bana.

Dalam sesajen itu, dilihat Bana, terdapat beraneka jenis makanan.

"Makanan ringan kampung, singkong, dan segelas kopi," jelas Bana.

Bana mengaku menemukan sesajen yang muncul setiap Jumat pagi itu tidak hanya sekali, tetapi cukup sering. Namun Bana tidak mengetahui siapa dan apa tujuan orang memberi sesajen di pohon tersebut.

Kemudian Bana juga menyebut bahwa pohon yang tumbang itu adalah pohon paling besar di wilayah Jalan Tamansari. Umur pohon pun telah mencapai puluhan tahun.

Memang kata Bana masyarakat kerap menganggap pohon tumbang tersebut adalah pohon sakral yang memiliki daya magis.

Menurut informasi yang berkembang di masyarakat, Bana menceritakan bahwa pohon itu sudah ada sejak kepemimpinan presiden pertama Indonesia yaitu Ir. Soekarno.

"Ini pohon sudah tua, sejak zaman Pak Karno juga sudah ada. Bahkan Batan (Badan Tenaga Nuklir Nasional) juga namanya belum Batan [tetapi] masih reaktor atom," ungkapnya.

Selama tujuh tahun dirinya bekerja sebagai petugas kebersihan, baru kali ini pohon besar tumbang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
 
Baca Juga: Hantu Tanpa Kepala di Taman Pramuka Bandung: Mitos Kota Penggoda Wisata

Pasalnya, di area Jalan Tamansari, terutama di belokan Batan, acap kali terjadi kecelakaan lalu lintas hingga memakan korban jiwa.

Berdasarkan cerita orang yang mengalami kecelakaan di belokan Batan, Bana menerangkan,  orang tersebut kerap mengaku melihat jalan yang berbelok adalah jalan lurus.

"Penglihatan orang yang tidak sadar jalan seperti lurus, padahal itu belok dan akhirnya kena (nabrak) pohon atau pagar," ujar Bana.

Karena itu Bana mengimbau agar pengendara yang lewat jalan tersebut, apalagi saat malam hari minim pencahayaan, untuk selalu fokus dalam berkendara. Meski hati-hati guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan.
 
Ya, begitulah mistis tentuang kuntilanak hingga sesajen pohon tumbang di Jalan Tamansari Kota Bandung. Terlepas apakah kamu percaya atau tidak, ada orang-orang yang meyakininya sejak lama. [*]
 

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ratusan Sekolah di Bandung Siap Gelar PTMT Gelombang 3

Selasa, 7 Desember 2021 | 15:11 WIB

SEJARAH PERSIB HARI INI: Persib Putri Lolos ke Final

Selasa, 7 Desember 2021 | 08:55 WIB

Update Covid Bandung Hari Ini, Tersisa 43 Kasus

Selasa, 7 Desember 2021 | 07:00 WIB

Vaksinasi Kota Bandung Capai 99 Persen

Senin, 6 Desember 2021 | 12:35 WIB
X