PPKM Diperpanjang, Kasus Covid-19 Bandung Tersisa 93

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 06:00 WIB
Update Covid-19 Bandung hari ini. Ilustrasi. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Update Covid-19 Bandung hari ini. Ilustrasi. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Update Covid-19 Kota Bandung, Selasa, 19 Oktober 2021 bisa dilihat di laman resmi Pusicov. Data hingga Selasa, 18 Oktober 2021 kemarin menunjukkan kasus baru hanya bertambah 4 dalam sehari.

Saat ini tercatat ada 93 pasien yang masih menjalani perawatan/isolasi. Jumlah ini berkurang jauh dari dua pekan lalu.

Secara keseluruhan, data Dinas Kesehatan Kota Bandung per Selasa, 18 Oktober 2021 menunjukkan jumlah total kasus positif Covid-19 sebanyak 42.589 atau bertambah 4 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 41.074 di antaranya berhasil sembuh atau bertambah 11 dalam sehari.

Tercatat ada pengurangan 7 kasus positif aktif dibandingkan data yang disajikan sebelumnya. Sementara konfirmasi meninggal kemarin nihil.

Kecamatan tertinggi kasus Covid-19 di Bandung saat ini Sukasari. Sementara itu, tercatat ada 6 kecamatan yang memiliki nol kasus.

Baca Juga: Daftar Vaksin Covid-19 Online dengan PeduliLindungi

10 kecamatan dengan kasus tertinggi di Kota Bandung

Berikut 10 kecamatan dengan kasus positif aktif tertinggi dalam update Covid-19 Bandung 19 Oktober 2021.

  1. Sukasari 11 kasus positif aktif
  2. Sukajadi 10 kasus
  3. Cibiru 9 kasus
  4. Cibeunying Kaler 7 kasus
  5. Bandung Kulon 7 kasus
  6. Cibeunying Kidul 6 kasus 
  7. Coblong 5 kasus
  8. Bandung Kidul 4 kasus
  9. Rancasari 3 kasus
  10. Buahbatu 3 kasus

10 Kelurahan Terbanyak kasus Covid-19 di Kota Bandung

Berikut 10 kelurahan dengan kasus positif aktif terbanyak dalam update Covid-19 Bandung 19 Oktober 2021.

  1. Sarijadi 6 kasus aktif
  2. Sukabungah 4 kasus
  3. Sadangserang 4 kasus
  4. Palasari 4 kasus
  5. Pasteur 3 kasus
  6. Karanganyar 3 kasus
  7. Sukapada 3 kasus 
  8. Cihaurgeulis 3 kasus
  9. Isola 3 kasus
  10. Cipadung 3 kasus

Kasus positif aktif adalah kasus positif Covid-19 terkonfirmasi yang saat ini sedang menjalani perawatan berupa isolasi. Isolasi bisa dilakukan di rumah sakit, hotel, atau juga rumah. Kasus positif aktif berakhir ketika pasien dinyatakan sembuh atau meninggal dunia.

Jumlah kasus positif aktif, sebagaimana juga jumlah kasus lain terkait pandemi Covid-19, merupakan data yang bersifat dinamis. Perubahan terjadi setiap hari sesuai dengan tindakan penanganan yang dilakukan di lapangan.

Baca Juga: Umrah dan Haji 1443 H Bakal Pakai Data PeduliLindungi dan Siskopatuh

PPKM Diperpanjang hingga 1 November 2021

PPKM berbasis level kembali diperpanjang selama dua pekan hingga 1 November 2021. Hal itu diungkapkan Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Jawa-Bali Luhut Binsar Panjaitan.

Luhut menjelaskan pemerintah telah mengeluarkan Bogor dan Tangerang yang belum memenuhi target vaksinasi di wilayah aglomerasi Jabodetabek.

Sehingga mulai sekarang indikator vaksinasi sebagai penilaian PPKM akan dilihat per kabupaten/kota, bukan aglomerasi lagi, selama keseluruhan aglomerasi sudah memenuhi syarat WHO untuk turun level.

Baca Juga: Kemenag Siap Selenggarakan Haji, Ini Syaratnya

"Tadi presiden memberikan arahan agar tidak menahan terus kabupaten yang lain maka Bogor Tangerang dikeluarkan dari Jabodebek," kata Luhut dinukil Suara.com, Senin (18/10/2021).

Maka mulai besok 19 Oktober, sebanyak 54 kabupaten/kota di Jawa-Bali akan berstatus PPKM level 2 dan 9 kabupaten/kota akan berstatus PPKM Level 1.

Baca Juga: 22 HP Murah RAM Besar Terbaik 2021 Cuma 1 jutaan

"Dengan perubahan syarat vaksinasi untuk aglomerasi, mulai besok akan ada 54 kabupaten kota di level dua dan 9 kabupaten kota di level 1," jelasnya.

Pada perpanjangan PPKM kali ini, pemerintah juga kembali menambah pelonggaran aktivitas masyarakat, seperti izin anak-anak nonton bioskop dan masuk tempat wisata di daerah PPKM Level 2-1, kapasitas bioskop dinaikkan hingga 70 persen, serta pembukaan sektor wisata air di daerah daerah PPKM Level 2-1.

Halaman:
1
2
3

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ketua Umum Minta Maaf Demo Ormas GMBI Berujung Ricuh

Kamis, 27 Januari 2022 | 22:37 WIB

Ini Kata PDIP Soal Desakan Pecat Arteria Dahlan

Kamis, 27 Januari 2022 | 18:44 WIB

Aksi Demo Ormas GMBI Berujung Ricuh di Polda Jabar

Kamis, 27 Januari 2022 | 16:00 WIB

Kota Bandung Berlakukan 25 Persen WFH

Kamis, 27 Januari 2022 | 11:23 WIB
X