Hasil Uji Swab PCR Siswa dan Tenaga Pendidik Kota Bandung Masih Dalam Proses

- Senin, 18 Oktober 2021 | 19:26 WIB
[Ilustrasi swab test antigen] Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung saat ini sudah melakukan uji swab PCR bagi siswa dan tenaga pendidik Sekolah Dasar (SD). (Ayobandung.com/Kavin Faza)
[Ilustrasi swab test antigen] Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung saat ini sudah melakukan uji swab PCR bagi siswa dan tenaga pendidik Sekolah Dasar (SD). (Ayobandung.com/Kavin Faza)
 
LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung saat ini sudah melakukan uji swab PCR bagi siswa dan tenaga pendidik Sekolah Dasar (SD).
 
Pada tahap pertama, sebanyak 44 SD telah menggelar uji swab PCR dari total 400 sekolah, sedangkan SMP sebanyak 23 sekolah, dengan masing-masing sekolah 30 siswa dan tiga guru. 
 
Terkait hasil uji swab PCR bagi siswa dan tenaga pendidik Sekolah Dasar (SD), Kepala Dinas Kesehatan (Kandinkes) Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan, bahwa saat ini masih menunggu laporan resmi dari Laboratorium Kesehatan (Labkes) Jawa Barat (Jabar).
 
"Kita menunggu hasil resmi dari Labkes Jabar. Karena itu kan sebetulnya surveilans aktif yang dilakukan oleh Kemenkes (Kementerian Kesehatan)," ujar Ahyani, di Balaikota Bandung pada Senin 18 Oktober 2021.
 
Pihaknya juga menjelaskan bahwa lokus pelaksanaan uji swab PCR kepada siswa dan tenaga pendidik di Jabar tersebut ada di dua daerah, yaitu Kota Bandung dan Kota Bogor.
 
"Untuk di Jawa Barat itu lokusnya dua, di Kota Bandung dan Kota Bogor. Dan untuk Kota Bandung pun hasilnya harus dikirim ke Labkes Jawa barat, dan hari ini kami masih menunggu," katanya.
 
Selanjutnya, Kasi Kelembagaan Peserta Didik SD, Disdik Kota Bandung, Riman Al Isnaeni mengatakan uji usap Swab PCR dilakukan secara bertahap kepada puluhan SD, SMP, dan SMA.
 
"Jadi secara bertahap dilaksanakan sampai akhir bulan ini. Untuk di tahap pertama dan nanti ini akan dilaksanakan terus-terusan selama di setiap bulannya," katanya.
 
Risman menjelaskan dari total sekolah kurang lebih 2.000 yang menggelar PTM terbatas di Kota Bandung diambil 10 persen untuk dilakukan uji usap. 
 
"Pada tahap pertama, sebanyak 44 SD akan menggelar uji usap dari total 400 sekolah, sedangkan SMP sebanyak 23 sekolah, dengan masing-masing sekolah 30 siswa dan tiga guru," jelasnya.
 
Risman menambahkan, total sekolah yang akan melaksanakan uji usap kurang lebih sebanyak 200 sekolah dari 2.000 sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). Sampel uji usap akan dikirimkan ke laboratorium dan hasilnya akan disampaikan ke Dinas Pendidikan, sekolah hingga ke orang tua. 
 
 
"Kalau untuk menunggu hasil swab itu 1x24 jam sejak hasil swabnya diterima oleh lab nanti hasilnya akan diinformasikan melalui dinas kesehatan diteruskan ke dinas kadisdik dan diteruskan sekolah dan orang tua," tandasnya.
 
Dalam pelaksanaan uji usap swab PCR bagi siswa dan tenaga pendidik tersebut, Pemkot Bandung mengambil sampling sebanyak 10 persen dari setiap sekolah-sekolah yang melaksanakan PTM terbatas. [*]
 

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PSI Walk Out Saat Rapat RAPBD, Ini Tanggapan Oded

Senin, 29 November 2021 | 16:03 WIB
X