Raih Medali di PON XX Papua, Atlet Bandung Akan Dapat Uang Kadeudeuh

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:02 WIB
Sekda Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan atlet peraih medali di PON XX Papua akan menerima kadeudeuh. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Sekda Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan atlet peraih medali di PON XX Papua akan menerima kadeudeuh. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kontingen Jawa Barat (Jabar) berhasil menjuarai Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua pada 2021. Jabar berhasil menyabet 133 medali emas, 105 medali perak, dan 115 perunggu dari total keseluruhan 353 medali.

Atlet kontingen Jabar hampir 30% atletnya berasal dari Kota Bandung. Melihat hal tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kabarnya akan memberikan bonus atau uang kadeudeuh.

Terkait dengan kadedeuh atau bonus untuk para atlet yang sudah berjuang, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan bahwa Wali Kota Bandung Oded M Danial memiliki perhatian terhadap hal tersebut. Bahkan pihaknya berkeyakinan atlet yang berprestasi akan diberikan apresiasi.

Baca Juga: Disiplin dan Hafal Alquran Jadi Kunci Sukses Audrey Raih 3 Emas di PON XX Papua

"Saya punya keyakinan bahwa Wali Kota (Mang Oded akan) tentunya mengapresiasi itu, (kalau) dianggarkan belum. Nanti kita dengan laporan Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) sebagai leading sektor. Saya punya keyakinan yah, kan beliau sebagai kepada daerah atau bapanya masyarakat, apalagi kepada yang berprestasi, pasti beliau akan mengapresiasi," ujar Ema di Balai Kota Bandung pada Minggu, 17 Oktober 2021.

Ia menjelaskan bahwa untuk para atlet nantinya akan dikarantina di Hotel. Sedangkan, untuk yang lainnya seperti Tenaga Kesehatan (Nakes) akan dikarantina di tempat yang telah disediakan oleh Pemerintah, yakni di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM).

"Jadi untuk kepulangan kontingen Jabar itu dikoordinir oleh Provinsi, surat resmi hari ini intinya untuk karantina atlet dan Nakes disiapkan oleh Provinsi. Dan untuk atlet di hotel, sedangkan nakes di BPSDM. Tugas kita (Pemkot Bandung) monitor, terutama atlet-atlet di Bandung," ujarnya.

Baca Juga: Jabar Juara PON Papua, Kontribusi Kabupaten Bandung Lampaui Ekspektasi

Saat ditanya soal atlet asal Bandung yang terpapar Covid-19 saat mengikuti kejuaraan tersebut, Ema menjelaskan sampai saat ini belum mendapatkan laporan mengenai kabar soal atlet asal Bandung yang terpapar Covid-19 saat mengikuti kejuaraan tersebut.

Dia mengatakan, apabila nantinya ditemukan atlet yang lolos karantina, maka diharapkan melakukan isolasi mandiri di kediamannya masing-masing.

"Sampai saat ini saya tidak mendapatkan laporan itu (atlet asal Kota Bandung yang terpapar Covid-19)," katanya.

"Kalau ikut dengan rombongan besar, aturannya yang lewat 7 hari itu harus dikaratina. Dan jika nanti ada atlet yang terlanjur lolos (karantina), yang penting dia harus Isoman (Isolasi Mandiri) dirumahnya," katanya.

Ema pun mengungkapkan bahwa jangan sampai akibat gelaran PON Papua tersebut angka penyebaran Covid 19 meningkat.

Baca Juga: Jadi Motivasi, Atlet Peraih 3 Emas dan 2 Perak PON XX Papua Disambut Meriah Warga Baleendah

"Sekarang positifity rate kita udh di bawah satu. Sudah mau deket habis. Makanya momentum ini jangan disia-siakan, tetap kita harus prokes ketat. Jangan sampai setelah PON membawa virus," ucapnya.

"Apalagi penerbangan internasional juga sudah dibuka, bali juga sudah di buka. tapi tetep intinya waspada lah yah," ujarnya.

Halaman:
1
2

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dinkes Catat 3.743 Kasus DBD Bandung Sepanjang 2021

Minggu, 23 Januari 2022 | 13:45 WIB

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 21 Januari 2022

Jumat, 21 Januari 2022 | 05:00 WIB
X