Jadi Tempat Gelandangan, Halte Rusak dan Tak Terpakai di Bandung Disarankan Ditutup

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 12:16 WIB
Puluhan shelter bus di Kota Bandung rusak. (Ayobandung.com/Fuad Mutashim)
Puluhan shelter bus di Kota Bandung rusak. (Ayobandung.com/Fuad Mutashim)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan mengaku cukup prihatin dengan banyaknya selter dan halte di Kota Bandung yang rusak dan tidak terawat.

Menurutnya, Pemerintah Kota Bandung harus segera membuat kebijakan agar selter dan halte tersebut tak semakin terbengkalai.

"Kita cukup prihatin ya dengan kondisi selter yang tidak terawat di masa Pandemi ini, memang harus ada upaya dari pemerintah," kata Tedy saat dihubungi, Jumat, 15 Oktober 2021.

Baca Juga: Belasan Selter Bus di Kota Bandung Rusak, Jadi Tempat Gelandangan dan PKL

Tedy mendorong Pemkot Bandung untuk melakukan evaluasi terhadap titik-titik selter dan halte di Kota Bandung. Menurutnya, selter dan halte yang jarang digunakan masyarakat sebaiknya segera ditutup.

"Jangan memaksakan jika memang sudah tidak digunakan oleh masyarakat daripada jadi mubazir, lebih baik ditutup selter-selter yang sudah tidak dipergunakan oleh masyarakat," tuturnya.

Tedy menegaskan, Pemkot Bandung sebaiknya tidak memaksakan diri dalam pengelolaan selter dan halte.

Jika anggaran terbatas, Pemkot Bandung diminta untuk menggandeng pihak ketiga dalam pengelolaan selter dan halte di Kota Bandung.

"Bisa dilaksanakan dengan menggandeng pihak ketiga, kalau anggaran memang terbatas sesuai dengan aturan perundang-undangan, manfaatkan Corporate Social Responbility (CSR)," tegasnya.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PSI Walk Out Saat Rapat RAPBD, Ini Tanggapan Oded

Senin, 29 November 2021 | 16:03 WIB
X