Ratusan Warga Bandung Barat Alami Gangguan Kejiwaan Selama Pandemi

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 12:59 WIB
Ilustrasi warga Bandung Barat mengalami gangguan kejiwaan selama pandemi. (Pixabay)
Ilustrasi warga Bandung Barat mengalami gangguan kejiwaan selama pandemi. (Pixabay)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Angka warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang mengalami gangguan kejiwaan meningkat drastis selama pandemi Covid-19. Data Dinas Kesehatan mencatat ada 908 orang KBB mengalami gangguan kejiwaan.

Petugas Pengelola Kesehatan Jiwa dan Penyakit Tidak Menular Dinas Kesehatan KBB Dewi Setiawati mengatakan, ratusan warga yang mengalami gangguan jiwa itu ada yang dirawat di rumah ada pula yang di puskesmas.

"Perawatannya dilihat dari tingkat keparahan penyakit, jadi ada yang dirawat di puskesmas dan ada juga yang di rumah sakit," ujarnya saat dihubungi, Jumat 15 Oktober 2021.

Baca Juga: Ribuan Warga Bandung Alami Gangguan Jiwa Akibat Pandemi

Ratusan orang yang yang mengalami gangguan kejiwaan itu penyebabnya berbeda-beda seperti karena faktor biologis, psikologis, dan faktor lingkungan, sehingga perawatannya pun berbeda.

"Sebenarnya kalau orang gangguan kejiwaan itu, kita harus tahu apakah latar belakangnya ada keluarga yang gangguan jiwa atau tidak, karena ini merupakan penyakit yang bisa ditularkan juga," kata Dewi.

Sementara terkait warga Kampung Ciwaruga yang mengamuk hingga menusuk tiga warga, Dewi mengatakan, karena dia tidak mendapat perawatan hingga menyebabkan emosinya labil.

"Kalau mendapat perawatan kan pasti dalam pemantauan dokter, dan akan diberikan obat penenang. Kalau ini kan, karena memang tidak terpantau dan tidak dalam pengobatan, jadi sewaktu-waktu dia bisa agresif," ucapnya.

Baca Juga: ODGJ Tusuk Tiga Warga Parongpong, Satu Korban Tewas

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X