Buntut Tarif Parkir Rp150.000, 156 Jukir di Bandung Barat Diberi Penyuluhan

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:44 WIB
Ilustrasi. Tiga orang oknum warga yang melakukan aksi pungutan liar berupa tarif parkir sebesar Rp150 ribu di Kawasan Wisata Lembang, KBB. (Pixabay/Mohamad Trilaksono )
Ilustrasi. Tiga orang oknum warga yang melakukan aksi pungutan liar berupa tarif parkir sebesar Rp150 ribu di Kawasan Wisata Lembang, KBB. (Pixabay/Mohamad Trilaksono )

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 156 juru parkir atau jukir di Kabupaten Bandung Barat (KBB) diberi penyuluhan dan pembinaan terkait tarif parkir dan retribusi bidang perhubungan sesuai peraturan daerah.

Pembinaan itu dilakukan guna menghindari kasus tarif parkir yang tak rasional seperti terjadi di Lembang baru-baru ini. 

Selain itu, upaya ini dilakukan untuk meningkatkan wawasan dan pelayanan dari jukir ke masyarakat pengguna kendaraan di kantong-kantong parkir resmi di kawasan perdagangan dan wisata, baik on street parking maupun off street parking.

Baca Juga: Pungli Parkir Rp150 Ribu di Lembang, Ini Komentar PHRI

"Upaya pembinaan terus kami lakukan secara intens, jika sebelum Covid-19 biasanya kita kumpulkan. Namun semenjak pandemi, kita yang jemput bola datang secara on the spot ke para jukir," kata Kepala Bidang Teknik dan Prasarana, Dishub KBB, Vega Prihambodo, Kamis 13 Oktober 2021.

Dia menyebutkan, secara resmi jukir yang terdata di KBB ada sebanyak 156 yang tersebar di 16 kecamatan. Mereka adalah refresentasi resmi petugas di lapangan karena dilengkapi dengan rompi yang dikeluarkan Dishub, surat tugas, kartu anggota, dan tiket parkir.

Peran mereka bukan hanya mengatur kendaraan saat parkir. Tapi juga mengatur dari saat pengguna kendaraan datang hingga pergi, mengingat fungsi dan peran jukir juga mengatur kendaraan saat keluar dari tempat parkir dan akan kembali masuk ke jalan agar tidak menghalangi kendaraan lainnya.

Baca Juga: Pelaku Pungut Parkir Rp150 Ribu di Lembang Ditangkap Polisi

"Kepada jukir yang resmi terdata di kami, selalu kami tekankan untuk melayani dengan baik sopan dan ramah. Sebab jika perilakunya tidak baik nantinya ada evaluasi berkala," sebutnya yang didampingi Kasi Pengelolaan Perparkiran Suryo Permono.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Update Covid-19 Bandung Barat, Kasus Tersisa 16

Senin, 25 Oktober 2021 | 08:30 WIB

Rumah Retak Akibat Blasting PT KCIC Ditinjau KLHK

Jumat, 22 Oktober 2021 | 19:44 WIB
X