Belasan Selter Bus di Kota Bandung Rusak, Jadi Tempat Gelandangan dan PKL

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:26 WIB
Puluhan halte bus dan JPO di Kota Bandung rusak. Halte kapsul TMB Antapani. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Puluhan halte bus dan JPO di Kota Bandung rusak. Halte kapsul TMB Antapani. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyebut belasan selter (shelter) bus tidak terpelihara dan tidak terawat dengan baik. Evaluasi dan penertiban akan dilakukan terkait keberadaan selter-selter tersebut, termasuk keberadaan jembatan penyeberangan orang (JPO).

Kasi Prasarana Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi Dishub Kota Bandung Yadi Haryadi mengungkapkan, tercatat ada 16 selter yang tidak terawat dan tidak terpelihara. Selter-selter itu bahkan digunakan oleh gelandangan, pengemis, dan pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan.

"Banyak yang digunakan oleh para pengemis, gelandangan di helter atau disebut gangguan samping. Ada parkir liar atau PKL menyimpan barang. Itu akan ditertibkan digunakan hanya untuk menaikkan dan menurunkan penumpang," ujarnya saat dihubungi, Rabu, 13 Oktober 2021.

Baca Juga: Update Covid-19 Bandung, Kasus Tersisa 102

Ia mengklaim, kondisi tersebut ditengarai menjadi salah satu alasan para penumpang enggan naik bus di selter. Mereka lebih memilik naik atau turun dari bus di luar shelter.

"Ada potensi (penumpang), cuma masyarakat enggan," katanya. Ia mengatakan, ke 16 selter ada yang berbentuk kapsul atau berbentuk kotak. Belasan selter itu menurutnya masih berfungsi.

Terkait dengan JPO, Yadi mengaku, belum mengelola 31 JPO yang ada di Kota Bandung sebab kuasanya masih dipegang pihak ketiga. Namun, ia mengatakan, saat ini pengelolaan JPO oleh pihak ketiga akan selesai dan segera diserahkan kepada Pemerintah Kota Bandung.

"Kalau diserahkan ke pemkot lalu ke Dishub akan dikelola dan akan dibersihkan. Ada 31 JPO, 6 yang ditertibkan secara bertahap," katanya.

Jembatan penyebrangan orang (JPO) yang terbentang di depan Terminal Cicaheum, Jalan Jenderal Ahmad Yani. (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna menemukan selter berbentuk kapsul yang tidak terpelihara. Total terdapat 16 selter yang akan ditertibkan oleh pemerintah Kota Bandung.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X