Penyebab Anak Sulit Belajar Daring, Terbiasa 'Disuapi'

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 20:00 WIB
pembelajaran jarak jauh (PJJ); pembelajaran jarak jauh dinilai tidak efektif. Hal tersebut dikarenakan anak sudah terbiasa disuapi dan menyebabkan malas mencari ilmu sendiri walaupun sudah banyak terdapat di internet. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
pembelajaran jarak jauh (PJJ); pembelajaran jarak jauh dinilai tidak efektif. Hal tersebut dikarenakan anak sudah terbiasa disuapi dan menyebabkan malas mencari ilmu sendiri walaupun sudah banyak terdapat di internet. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BALEENDAH, AYOBANDUNG.COM -- pembelajaran jarak jauh dinilai tidak efektif. Hal tersebut dikarenakan anak sudah terbiasa disuapi dan menyebabkan malas mencari ilmu sendiri walaupun sudah banyak terdapat di internet.

Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Baleendah, Agus Suherman mengatakan pembelajaran tatap muka masih menjadi metode paling efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam belajar. Bahkan selama satu tahun lebih dilakukan pembelajaran secara daring, terjadi kemunduran kualitas siswa.

"Banyak ilmu yang tidak diserap dengan baik oleh siswa selama belajar daring. Bahkan setelah PTM dilakukan, justru jadi kembali ke nol," ujar Agus, Rabu 13 Oktober 2021.

Baca Juga: 4 Cara Menurunkan Gula Darah Tinggi Setelah Makan, Tak  Perlu Mahal!

Terjadi keterbatasan transfer pengetahuan dari guru kepada siswa selama belajar daring. Bahkan kata Agus, untuk pelajaran dasar juga tidak jarang siswa tidak faham dikarenakan interaksi yang terbatas.

Dia mengakui tidak efektifnya pembelajaran daring dikarenakan adanya budaya pendidikan yang dilakukan sejak dari sekolah dasar.

"Siswa sejak kecil sudah terbiasa disuapi. Jadi ada kemalasan untuk menggali sendiri," ujarnya.

Sementara, dengan keterbatasan komunikasi dalam pembelajaran daring, kunci paling utama adalah menggali sendiri. Terlebih saat ini banyak ilmu pengetahuan yang didapat melalui internet.

Namun sayangnya, tidak sedikit siswa yang kurang memiliki keinginan untuk melakukan penggalian iformasi dan menggali sendiri mata pelajaran yang diajarkan.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PKS Soroti Kebijakan Petani Milenial Ridwan Kamil

Minggu, 24 Oktober 2021 | 18:21 WIB
X