Tempat Wisata Anak Centrum Million Balls Disegel, Satpol PP Beberkan Alasannya

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 13:17 WIB
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung melakukan penyegelan terhadap tempat wisata anak Centrum Million Balls. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung melakukan penyegelan terhadap tempat wisata anak Centrum Million Balls. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung melakukan penyegelan terhadap tempat wisata anak Centrum Million Balls yang terletak di Jalan Belitung, Kota Bandung, beberapa waktu lalu.
 
Kepala bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (Kabid PPHD) Satpol PP Kota Bandung Idris Kuswandi mengatakan, penyegelan dilakukan karena tempat tersebut melanggar ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 102 tahun 2021 tentang arena bermain belum diizinkan beroperasi kembali.
 
"Jadi kegiatan kita terhadap tempat tersebut (Centrum Million Balls) itu menghentikan kegiatan yang telah diatur dalam Perwal 102 tahun 2021 tentang PPKM di Level 3, yang dimana arena bermain anak itu tidak diperbolehkan buka," ujarnya kepada Ayobandung.com pada Rabu, 13 Oktober 2021.
 
Idris menambahkan, pihaknya telah melakukan pembubaran dan pengertian terhadap para pengunjung.
 
"Kita hentikan dulu dalam penyegelan, diawali dengan pembubaran, lalu diberikan pengertian kepada pengunjung. Jadi mereka itu (para pengunjung) melakukan kegiatan di tempat mandi bola itu, hanya dengan tiket membeli kopi saja. Karena di situ (Centrum Million Balls) ada cafe dan resto juga," tambahnya.
 
Menurut Idris, alasan tempat tersebut memaksa untuk buka di tengah adanya Perwal Kota Bandung karena pihak pengelola mengaku tempatnya sangat sepi dari pengunjung. 
 
Maka dari itu, pihak pengelola langsung membuat promo hanya dengan tiket masuk membeli kopi saja, hingga akhirnya memicu kerumunan masyarakat.
 
"Alasannya itu pada saat pengelola dimintai keterangan oleh kami, jadi kan di situ resto dan cafe, tempat selfie dan mandi bola. Jadi karena sepi mereka (pengelola tempat) mengadakan kegiatan atau promo, hanya dengan membeli kopi saja untuk tiket masuknya, hingga ramai dan membludak. Karena di tempat lain seperti arena bermain anak belum buka di situ malah buka jadi ramai," ujarnya. 
 
 
Dengan adanya tindakan tersebut, Satpol-PP Kota Bandung akan tetap melakukan penyegelan hingga ketentuan dalam Perwal telah memperbolehkan.
 
Bahkan Idris menuturkan, untuk pihak pengelola yang melanggar dalam Perwal tersebut, akan kenakan dengan denda yang sesuai dengan peraturan yang ada, yakni sebesar Rp500.000.
 
"Kita lihat kira-kira seperti apa nantinya, tapi yang jelas intinya tidak boleh beroperasi arena bermain anak ini sebelum ada ketentuan yang memperbolehkan. Jadi nanti penanggung jawab atau pengelolanya akan dikenakan sanksi berupa denda administratif  yang sesuai dengan Perwal sebesar Rp500 ribu dan itu masuk ke kas daerah," pungkasnya. [*]
 

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal Sholat Bandung Hari Ini 16 Oktober 2021

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 04:00 WIB

Cantiknya Warna Warni Mural di Babakan Siliwangi

Jumat, 15 Oktober 2021 | 13:23 WIB

Kebakaran di Pagarsih Hanguskan Lima Rumah

Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:41 WIB

Update Covid-19 Bandung, Kasus Tersisa 102

Kamis, 14 Oktober 2021 | 07:30 WIB
X