Tahapan Pilkades Serentak Bandung Barat Dimulai Lagi, Pencoblosan Ditetapkan 28 November 2021

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:49 WIB
Pilkades Bandung Barat dimulai. (Ayobandung.com)
Pilkades Bandung Barat dimulai. (Ayobandung.com)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) berencana melanjutkan tahapan Pilkades Serentak di 41 desa yang sempat tertunda setelah mendapat restu dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Diketahui, Pilkades Serentak 2021 di KBB ini terpaksa ditunda karena agendanya terhenti sejak diberlakukan PPKM Darurat pada 3 Juli 2021 sesuai surat keputusan panitia Pilkades Nomor 1 tahun 2021 tentang Jadwal Pilkades Serentak dan Surat Edaran Mendagri.

Tahapan Pilkades yang terhenti itu baru sampai penyusunan Data Pemilih Sementara (DPS). Setelah adanya izin Kemendagri ini Pilkades dilanjutkan ke tahapan selanjutnya yaitu, menentukan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), Daftar Pemilih Tetap (DPT), pembukaan pendaftaran, kampanye, masa tenang, pencoblosan, dan terakhir pelantikan.

Baca Juga: 97 Persen SD di Bandung Barat Sudah Laksanakan PTM

"Dari Mendagri rekomendasi yang saat ini bahwa kita Alhamdulillah masuk level 3. Nah level 3 itu sudah boleh melanjutkan tahapan, tidak ada penundaan, kan kalau level 4 penundaan. Level 3 boleh lanjut, tapi tetap memperhatikan prokes yang ketat setiap tahapan," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) KBB, Wandiana, Rabu 13 Oktober 2021.

DPMD KBB saat ini telah menyusun draf Surat Keputusan (SK) Bupati terkait kelanjutan jadwal pencoblosan Pilkades Serentak. Dalam draf tersebut telah diusulkan waktu pencoblosan tanggal 28 November 2021.

"Rencana tanggal 28 November 2021 pemungutan. Jadi tahapannya disini. Kalau besok ditandatangan lanjut tahapan. Kemarin berhenti, nah kalau SK ditandatangan lanjut ke DPS, terus nanti lanjutkan tahapan seperti biasa sesuai jadwal kemarin," tambahnya.

Baca Juga: Tulang di Waduk Saguling Ternyata Fosil Gajah, Peneliti Bahagia Temukan 'Harta Karun'

Wandiana menjelaskan setiap tahapan Pilkades Serentak akan diberlakukan protokol kesehatan secara ketat, termasuk tahapan kampanye. Nantinya, kampanye yang mengundang kerumunan tak akan diizinkan, semua dilakukan secara daring.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pendidikan Islam Melahirkan SDM Unggul dan Berkualitas

Selasa, 7 Desember 2021 | 15:24 WIB
X