Rumah Akan Dibongkar PT KAI, Warga Jalan Anyer Ketakutan Luar Biasa

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:48 WIB
Koordinator warga Jalan Anyer yang terdampak, Dindin, menjelaskan mengenai penertiban lahan PT KAI. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Koordinator warga Jalan Anyer yang terdampak, Dindin, menjelaskan mengenai penertiban lahan PT KAI. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)

BATUNUNGGAL, AYOBANDUNG.COM -- Warga di Jalan Anyer dan Jalan Sukabumi, RT 05, RT 06, RW 04, Kelurahan Kebonwaru, Kota Bandung, menolak pembongkaran rumah mereka oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI. Menurut mereka, proses hukum di pengadilan belum keluar.

Warga juga menolak wacana penggusuran tersebut karena PT KAI hanya menawarkan kompensasi sebesar Rp250.000 per meter persegi. Jumlah rumah yang masih dalam persidangan sebanyak 18 rumah.

Namun satu rumah sudah dilakukan penertiban di kala persidangan masih berlangsung sehingga tersisa 17 rumah. Sementara itu jumlah KK yang terdampak ada sebanyak 40 KK.

Baca Juga: Kesaksian Veteran Bandung, Bersitegang dengan Petugas Berlinggis, Tergusur di Lahan PT KAI

Koordinator warga Jalan Anyer yang terdampak, Dindin menjelaskan, yang dirasakan warga saat ini adalah keresahan setelah menerima pesan WhatsApp dari PT KAI yang menyebut akan melakukan penertiban meski proses sidang masih berjalan.

"Warga ketakutannya sangat luar biasa ya. Apalagi sudah terjadi nyata dan fakta salah satu warga kami yang masih dalam masa pengadilan tetap dilakukan eksekusi oleh PT KAI. Maka dari itu kita saat ini udah siap diantisipasi dan waspada, karena dari PT KAI selalu datang dengan tiba-tiba," ujar Dindin pada Selasa, 12 Oktober 2021.

Dindin mengungkapkan warga yang ada di Jalan Anyer dan Sukabumi sudah menghuni rumah mereka lebih dari 50 tahun. Menurut dia, warga pun selalu melakukan pembayaran pajak kepada pemerintah.

"Kita PBB nya bayar, pajak bumi dan bangunan warga tetap bayar, kita dari awal menanyakan juga, kita hanya mempunyai PBB saja, dan kita juga warga tidak menghak atau mengklaim atas tanah ini. Tapi kita cuma mengklaim bangunan ini, bangunan kami," tegasnya.

Baca Juga: Tanggapan PT KAI Terkait Aksi Warga di Jalan Anyer Dalam

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspada, Ini Daerah Rawan Pohon Tumbang di Bandung

Jumat, 22 Oktober 2021 | 17:56 WIB

Peserta PTM di Bandung yang Terpapar Covid Bertambah

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:02 WIB

Atlet Cemas Tak Dapat Kadeudeuh dari Pemkot Bandung

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:15 WIB

PTM di 12 Sekolah di Bandung Dihentikan Sementara!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 13:13 WIB

Ini 2 Potensi Jabar dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:32 WIB

Kota Bandung Resmi Masuk PPKM Level 2

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:00 WIB
X