Viral Aksi Perundungan di Bandung, Waspadai Hubungan Anak-Orang Tua yang Kurang Harmonis

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 07:41 WIB
Kepala DP3APM Kota Bandung Rita Verita (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)
Kepala DP3APM Kota Bandung Rita Verita (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Aksi perundungan yang dilakukan siswa SMP terhadap siswi SD di Sarijadi, Kota Bandung, yang viral beberapa waktu lalu ternyata dipicu hubungan orang tua dengan anak yang kurang harmonis. Selain itu, ada faktor penggunaan gadget serta media sosial oleh anak yang kurang sesuai.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Bandung Rita Verita mengatakan, siswa SMP dan siswi SD yang terlibat dalam peristiwa perundungan merupakan sosok anak yang baik. Keduanya pun sudah saling mengenal.

"Saya melihat mungkin ada sesuatu yang di dalam keluarga itu kurangnya waktu komunikasi antara orang tua dengan anak lalu mungkin penggunaan gadget dan medsos yang memang kurang pas fungsinya," ujarnya, dilaporka Republika, Selasa, 12 Oktober 2021.

Baca Juga: Ratusan Elang Lintasi Tahura Djuanda dalam Puncak Migrasi, Terlihat di Tebing Keraton

Ia menuturkan, kedua anak tersebut saling mengenal bahkan dalam beberapa kegiatan sering terlibat bersama seperti mengaji maupun sholat berjemaah. Pihaknya melihat aksi perundungan terjadi disebabkan faktor keluarga.

Meski sudah diselesaikan secara kekeluargaan, ia menuturkan pihaknya melakukan pendampingan kepada kedua anak tersebut. Bahkan menggandeng psikolog profesional untuk memberikan konseling kepada keluarga dan anak.

"Harus meluangkan waktu memperhatikan anak apalagi masa remaja penggunaan medsos yang baik dan benar jangan lepas dari pengawasan keluarga," katanya.

Rita mengklaim peristiwa aksi perundungan yang melibatkan siswa SMP dengan siswa SD itu baru terjadi satu kali. Ia mengimbau agar peristiwa tersebut tidak terulang maka peran orang tua harus dapat memperhatikan dan mengawasi anak.

"Tentu titik permasalahan adalah peran keluarga, keluarga sangat berperan harus bisa memperhatikan anaknya mengawasi secara ketat kegiatan anak," katanya.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspada, Ini Daerah Rawan Pohon Tumbang di Bandung

Jumat, 22 Oktober 2021 | 17:56 WIB

Peserta PTM di Bandung yang Terpapar Covid Bertambah

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:02 WIB

Atlet Cemas Tak Dapat Kadeudeuh dari Pemkot Bandung

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:15 WIB

PTM di 12 Sekolah di Bandung Dihentikan Sementara!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 13:13 WIB

Ini 2 Potensi Jabar dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:32 WIB

Kota Bandung Resmi Masuk PPKM Level 2

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:00 WIB
X