Antisipasi Penyebaran Covid-19 saat Pilkades Serentak, Lakukan Hal Ini!

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 20:02 WIB
Ilustrasi rapid test antigen; Pelaksanaan Pilkades serentak dikhawatirkan menjadi penyebaran covid-19. Antisipasi dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Bandung. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Ilustrasi rapid test antigen; Pelaksanaan Pilkades serentak dikhawatirkan menjadi penyebaran covid-19. Antisipasi dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Bandung. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Pelaksanaan Pilkades serentak dikhawatirkan menjadi penyebaran Covid-19. Antisipasi dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Bandung supaya tidak ada klaster Pilkades.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, salah satu antisipasi yang dilakukan adalah dengan percepatan vaksinasi kepada desa yang menggelar Pilkades serentak pada 20 Oktober nanti.

"Desa yang menggelar Pilkades serentak diprioritaskan vaksinasi. Camat yang di Kecamatannya ada desa yang menggelar Pilkades serentak, harus koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk percepatan vaksinasi," ujar Dadang, Selasa 12 Oktober 2021.

Baca Juga: 23 Daftar Harga HP Samsung dan Spesifikasinya, Termurah dan Terbaru Oktober 2021

Vaksin merupakan salah satu upaya pencegahan dengan membentuk herd immunity masyarakat.

Selain percepatan vaksinasi, antisipasi lainnya adalah menyiapkan rapid test antigen di desa yang menggelar Pilkades serentak.

Petugas panitia Pilkades diwajibkan mengikuti rapid test sebelum proses pungut hitung. Sehingga bisa mencegah adanya panitia terpapar Covid-19 dan menularkannya kepada masyarakat.

"Disiapkan juga cadangan panitia. Jika ada yang positif bisa langsung diganti," ujarnya.

Dengan cara tersebut, penyebaran covid-19 saat Pilkades serentak bisa diminimalisasi. Dadang juga mengimbau saat pelaksanaan kampanye tidak sampai menimbulkan kerumunan.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perahu Eretan Penyelamat Anak Sekolah di Majalaya

Jumat, 15 Oktober 2021 | 14:57 WIB
X