Kekerasan Terhadap Anak di Bandung Meningkat sepanjang Pandemi

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:26 WIB
Ilustrasi kekerasan anak; Laporan tentang kekerasan terhadap anak, istri, dan perempuan mengalami peningkatan sepanjang pandemi.(thejournal.ie)
Ilustrasi kekerasan anak; Laporan tentang kekerasan terhadap anak, istri, dan perempuan mengalami peningkatan sepanjang pandemi.(thejournal.ie)

Laporan tentang kekerasan terhadap anak, istri, dan perempuan meningkat sepanjang pandemi.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Laporan tentang kekerasan terhadap anak, istri, dan perempuan meningkat selama pandemi Covid-19 di Kota Bandung sepanjang Januari hingga September tahun 2021. 

"Data di kami selama pandemi kekerasan yang naik itu kekerasan terhadap anak sampai September kemarin 100 kasus kekerasan terhadap anak," ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Bandung, Rita Verita dinukil Republika.co.id, Selasa (12/10/2021).

Baca Juga: 26 Daftar Harga HP Oppo Terbaru 2021

Ia menuturkan, kekerasan yang dialami oleh anak didominasi kekerasan psikis seperti perundungan. Pihaknya melakukan pendampingan dan konseling secara rutin kepada anak yang menjadi korban.

"Pada 2020, kekerasan terhadap anak lebih rendah 84 kasus," ujarnya.

Rita mengatakan pelaku kekerasan terhadap anak bervariasi namun didominasi orang-orang terdekat seperti teman-teman dan orang tua.

"Pelaku variatif ada teman-teman, orang tua, orang terdekat," katanya.

Ia menambahkan, kekerasan lain yang mengalami peningkatan yaitu terhadap istri dan perempuan sedangkan kekerasan lainnya yaitu terhadap suami. Namun tidak secara detail tidak disebutkan jumlahnya.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PSI Walk Out Saat Rapat RAPBD, Ini Tanggapan Oded

Senin, 29 November 2021 | 16:03 WIB
X