Bakal Ditutup 2 Pekan, Ini Rekayasa Pengalihan Arus Lalu Lintas Jalan Sriwijaya Cimahi

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 17:23 WIB
Rekayasa penutupan jalan bakal diterapkan di Jalan Sriwijaya, Kota Cimahi mulai Selasa 12 Oktober 2021 hingga 25 Oktober (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Rekayasa penutupan jalan bakal diterapkan di Jalan Sriwijaya, Kota Cimahi mulai Selasa 12 Oktober 2021 hingga 25 Oktober (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- rekayasa penutupan jalan bakal diterapkan di Jalan Sriwijaya, Kota Cimahi untuk mendukung pembangunan Underpass Sriwijaya, mulai Selasa 12 Oktober 2021 hingga 25 Oktober mendatang.

Kendaraan pribadi maupun angkutan umum yang biasa melewati jalan tersebut akan dialihkan sementara waktu. Hanya warga yang menghuni rumah dinas di kawasan tersebut yang diperbolehkan masuk.

"Hari ini akan melaksanakan rekayasa Jalan Sriwijaya dimana Jalan Sriwijaya akan kita tutup selama dua minggu," terang KBO Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi, Iptu Erin Heriduansyah di lokasi.

Baca Juga: Tulang di Waduk Saguling Ternyata Fosil Gajah, Peneliti Bahagia Temukan 'Harta Karun'

Kendaraan pribadi yang keluar dari Jalan Sriwijaya menuju Jalan Baros melalui Jalan Stasion dialihkan sementara menuju Jalan Gandawijaya - Jalan Amir Machmud - Jalan Gatot Subroto - Jalan Baros.

Kemudian trayek angkutan umum Cimahi - Soreang, Pasar Antri - Cimindi, Pasar Antri - Parongpong, Pasar Antri - Warung Contong - Pasar Antri - Cangkorang yang keluar dari Terminal Pasar Antri diarahkan ke Jalan Gandawijaya - Jalan Jenderal Amir Machmud - Jalan Gatot Subroto - Jalan Baros.

Sementara trayek angkutan umum Pasar Antri Cibeber dari Terminal Pasar Antri tetap diarahkan ke Jalan Sisingamangaraja - Jalan Kebon Kalapa - Jalan Asem Barat - Jalan Asem Timur - Jalan Amir Machmud - Jalan Gatot Subroto - Jalan Baros.

Dikatakan Erin, sebelum penutupan Jalan ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Termasuk PT Nindya Karya (Persero) yang mengerjakan proyek Underpass Sriwijaya.

Selain itu, dirinya juga mengklaim sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Namun untuk meminimalisir pengendara yang belum mengetahui informasinya, pihaknya akan menempatkan petugas di lapangan.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tukang Bubur di Bandung Nyambi Jual Pil Psikotropika

Kamis, 2 Desember 2021 | 17:11 WIB

ODGJ dan Disabilitas Cimahi Bakal Dibuatkan KTP

Selasa, 30 November 2021 | 17:24 WIB
X