Kampanye Pilkades Timbulkan Kerumunan Akan Dibubarkan, Calon Kades Disanksi!

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 17:13 WIB
Ilustrasi Pilkades; Calon kepada desa dan pendukungnya wajib menerapkan protokol kesehatan ketika kampanye. Jika tidak, calon kades akan diberi sanksi. (Ayobandung.com)
Ilustrasi Pilkades; Calon kepada desa dan pendukungnya wajib menerapkan protokol kesehatan ketika kampanye. Jika tidak, calon kades akan diberi sanksi. (Ayobandung.com)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Polresta Bandung mewanti-wanti calon kepada desa dan pendukungnya menerapkan protokol kesehatan ketika melakukan kampanye terbuka. Jika tidak, bukan hanya akan dibubarkan, tapi calon kepala desa juga akan diberi sanksi.

Kabag Ops Polresta Bandung Kompol Gandi Jurkadi mengatakan, masa kampanye Pilkades yang akan mulai dilakukan pada 14 Oktober menjadi salah satu yang rawan pelanggaran protokol kesehatan. Jika terjadi kerumunan, pihaknya akan memberi tindakan tegas berupa membubarkan kegiatan.

"Jika kampanye pilkades menimbulkan kerumunan, bukan hanya akan dibubarkan, tapi juga calon kepala desanya akan diberi sanksi," tegas Gandi, Selasa 12 Oktober 2021.

Baca Juga: 26 Daftar Harga HP Oppo Terbaru 2021

Pihak pantia pilkades, memang sudah menyiapkan pengaturan supaya saat kampanye tidak menimbulkan kerumunan, namun bukan berarti tidak akan ada pelanggaran.

Tindakan tegas akan dilakukan jika dengan adanya kerumunan menimbulkan risiko penyebaran covid-19.

Selain mewaspadai adanya kerumunan saat kampanye, Polisi juga mewaspadai terjadinya konflik antar pendukung calon kepala desa.

Jika terjadi konflik, tindakan tegas juga akan dilakukan, terlebih jika sudah mengarah pada tindakan anarkis.

"Wilayah konflik sudah kami petakan. Di wilayah tersebut akan dilakukan penebalan pengamanan, baik yang terbuka maupun tertutup," katanya.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PKS Soroti Kebijakan Petani Milenial Ridwan Kamil

Minggu, 24 Oktober 2021 | 18:21 WIB
X