Kasus Perundungan Siswi di Sarijadi: Pemerintah Turun Tangan

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 13:09 WIB
[Ilustrasi perundungan atau bully] Beberapa waktu lalu, viral di media sosial video aksi seorang siswa melakukan bully terhadap seorang siswi SMP di Kota Bandung. (Pixabay/Gerd Altmann)
[Ilustrasi perundungan atau bully] Beberapa waktu lalu, viral di media sosial video aksi seorang siswa melakukan bully terhadap seorang siswi SMP di Kota Bandung. (Pixabay/Gerd Altmann)
 
SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM — Beberapa waktu lalu, viral di media sosial video aksi seorang siswa melakukan bully terhadap seorang siswi SMP di Kota Bandung.
 
Peristiwa tersebut diketahui telah terjadi di wilayah Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, pada Minggu, 4 Oktober 2021, lalu.
 
Terkait hal ini, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung memberikan tanggapan. 
 
Menurut Kepala DP3A dr. Rita Verita, kasus perundungan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan oleh kedua belah pihak. 
 
"Hal itu sudah diselesaikan sebelum mencuat viral. Hal itu sudah selesai satu minggu sebelumnya, diselesaikan kedua belah pihak," jelas Rita. 
 
 
Selanjutnya, pelaku dan korban kasus perundungan di Sarijadi, menurut Rita, sebetulnya termasuk anak baik-baik. 
 
"Hanya saja, saya melihat mungkin ada sesuatu yang memang di dalam keluarga itu kurang yang waktu komunikasi antara orang tua dan anaknya," ujar Rita pada Selasa, 12 Oktober 2021.
 
Menurut Rita, selain kurangnya komunikasi antara orang tua dan anak, penggunaan gadget ataupun medsos yang kurang tepat sasaran.
 
Terkait kasus ini, Rita menjelaskan, pihaknya melakukan pendampingan terhadap keluarga pelaku dan korban. 
 
"Kami turun langsung, bahkan kami mengajak psikolog profesional, terutama untuk pendampingan kepada anak-anaknya juga keluarganya," jelasnya. 
 
Selain itu, peran keluarga memiliki pengaruh besar dalam kasus perundungan. 
 
"Tentunya titik permasalahannya adalah peran keluarga, keluarga ini sangat berperan harus bisa memperhatikan kegiatan anaknya. Mengawasi secara ketat kegiatan anak," pungkasnya. [*]
 

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resmi! Kota Bandung Larang Perayaan Tahun Baru

Jumat, 3 Desember 2021 | 16:52 WIB

Angka Pengangguran Kota Bandung Bertambah 3%

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:50 WIB

Lokasi Ganjil Genap Bandung Ditambah, Catat Titiknya!

Kamis, 2 Desember 2021 | 13:02 WIB

Pedagang Kaki Lima: Dapat Durian Runtuh di Demo Buruh

Kamis, 2 Desember 2021 | 09:57 WIB
X