Syarat Warga Bandung Bisa Gunakan Puskesos atau Rumah Singgah

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 19:50 WIB
[Ilustrasi rumah singgah] Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung ungkap syarat bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos). (Freepik)
[Ilustrasi rumah singgah] Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung ungkap syarat bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos). (Freepik)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung ungkap syarat bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) atau rumah singgah.

Kadinsos Kota Bandung Tono Rusdiantono mengatakan, bahwa peraturan-peraturan tersebut harus didampingi oleh keterangan Polisi.

Sebab, ia menambahkan, masyarakat yang hendak masuk ke Puskesos atau rumah singgah, kebanyakan berkaitan dengan tindak pidana.

"Jadi Puskesos atau rumah singgah di kita (Dinsos) itu pelayannya itu terbatas hanya 7 hari. Dan untuk masuk Puskesos itu atau rumah singgah ada aturannya, salahsatunya mereka itu harus ada keterangan dari polisi. Karena yang banyak masuk Puskesos berkaitan dengan masalah pidana," ujarnya pada Jum'at, 8 Oktober 2021.


Selain itu, Tono juga menambahkan, masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan di Puskesos atau rumah singgah itu, kebanyakan juga yang terpapar Covid-19.

"Terus yang kedua, banyak yang masuk Puskesos itu yang terpapar Covid-19. Dan itu harus ada keterangan Covid-19, terus kalau bisa mereka itu betul-betul ada rekomendasi kesehatan juga," ucapnya

"Kenapa kita harus begitu, karena hal itu bisa melindungi juga mereka yang ada di rumah singgah. Jadi kalau tidak melindungi, yaudah bisa hancur juga yang lainnya," tambah Tono.

Baca Juga: Tak Hanya Rumah Isoman, Kecamatan Cibiru Sediakan Rumah Singgah Sehat

Dengan adanya hal tersebut, Tono mengatakan bahwa untuk kapasitas di Puskesos atau rumah singgah ini 162 orang

"Kapasitas di Puskesos kita itu 162 ," katanya

Sedangkan untuk penjangkauan, ia mengaku, pihaknya melakukan setiap hari dari pagi hingga sore hari.

"Kalau untuk penjangkauan, kita lakukan tiap hari mulai dari pagi, siang, dan sore, bahkan Sabtu dan Minggu. Dan penjangkauan itu juga kita lakukan termasuk kepada badut-badut di pinggir jalan, karena itu terus terang kalau saya mau buka, itu bukan orang Bandung," ungkapnya. [*]

Baca Juga: Rumah Singgah Covid-19 Antapani Bukti Kepedulian Warga

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 18 Januari 2022

Selasa, 18 Januari 2022 | 05:00 WIB

Jokowi ke Bandung Blusukan ke Pasar Sederhana

Senin, 17 Januari 2022 | 16:00 WIB
X