BNN Jabar Musnahkan 284 Kilogram Ganja di Bandung Barat

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 14:10 WIB
Barang bukti ganja seberat 284 kilogram dimusnahkan ke dalam mesin pemusnah Incinerator Mobile di Plaza Rakyat, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jumat 8 Oktober 2021. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Barang bukti ganja seberat 284 kilogram dimusnahkan ke dalam mesin pemusnah Incinerator Mobile di Plaza Rakyat, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jumat 8 Oktober 2021. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

 

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Barang bukti ganja seberat 284 kilogram dimusnahkan ke dalam mesin pemusnah Incinerator Mobile di Plaza Rakyat, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat 8 Oktober 2021.

Pemusnahan disaksikan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jabar, Brigjen Pol Benny Gunawan, Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar Kombes Pol Ahmad Sudrajat, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan dan sejumlah pejabat lainnya.

Barang bukti ini berasal dari dua pengungkapan kasus, yakni kasus di Bekasi dengan total 220 kilogram dan di KBB sebanyak 64 kilogram.

Baca Juga: Boris Preman Pensiun Ditangkap, Diduga Gunakan Sabu dan Ganja

Ada dua tersangka yang berperan sebagai kurir yang sudah diamankan, yakni AP untuk kasus di Bekasi. Ia membawa ganja dari Aceh, namun digagalkan BNPP Jabar di Rest Area KM 19 Tol Jakarta-Cikampek, Kota Bekasi pada Juni 2021.

Sedangkan untuk pengungkapan kasus di KBB ada tersangka MS yang berperan sebagai kurir. MS membawa ratusan kilogram ganja dari Medan, hingga kemudian diamankan Tol Purbaleunyi KM115, Desa Tagog Api, Padalarang, KBB pada September 2021.

"Total ada 284 kilogram barang bukti narkotika hasil pengungkapan. Kami lakukan pengungkapan dengan sistem pembuntutan, misalnya yang KBB itu kami buntuti kemudian digerebek di Tol Cipularang KM 115, termasuk yang di Bekasi juga seperti itu," ungkap Benny kepada wartawan saat pemusnahan barang bukti di Bandung Barat, Jumat 8 Oktober 2021.

Tak berhenti sampai di situ, kini pihaknya tengah fokus untuk membongkar jaringan sindikat pengedar narkoba lintas daerah sehingga kedepannya bisa dipetakan pola distribusinya seperti apa.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Irigasi Meluap, 8 Rumah di Ngamprah Terendam Banjir

Jumat, 26 November 2021 | 18:33 WIB

Usulan UMK KBB 2022 Naik 7 Persen, Ini Komentar Apindo

Kamis, 25 November 2021 | 19:19 WIB

Jelang Libur Nataru, Taman Alun-alun Bandung Ditutup 

Kamis, 25 November 2021 | 13:51 WIB
X