Perawat Asal Rongga KBB Jadi Teladan, Wakili Jabar Ikut Lomba Tingkat Nasional 

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 19:33 WIB
Seorang perawat bernama Gina Ginanjar (40) yang bertugas sebagai petugas dan koordinator Covid-19 di Puskesmas Rongga berhasil wakili Jabar. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Seorang perawat bernama Gina Ginanjar (40) yang bertugas sebagai petugas dan koordinator Covid-19 di Puskesmas Rongga berhasil wakili Jabar. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM — Seorang perawat bernama Gina Ginanjar (40) yang sehari-hari bertugas sebagai petugas dan koordinator Covid-19 di Puskesmas Rongga, Bandung Barat, berhasil menyisihkan ribuan perawat yang ada di kabupaten/kota di Jawa Barat

Ia berhasil menjadi perawat teladan dan menjadi perwakilan Jawa Barat di tingkat nasional.

"Awalnya kaget, bingung, dan tidak menyangka. Tapi ini nyata, jadi bismillah saja. Anggap sebagai motivasi dan tantangan untuk lebih giat dan antusias lagi dalam bekerja," ucapnya, Rabu 6 Oktober 2021 

Dia menceritakan, awalnya di tahun 2019 ada seleksi tenaga kesehatan teladan di KBB. Untuk Puskesmas Rongga diwakili oleh dirinya dari profesi perawat.

Kemudian dilakukan tes tulis dan wawancara yang hasilnya ternyata dirinya dinobatkan sebagai perawat teladan di KBB. Sehingga dirinya otomatis mewakili KBB ke tingkat provinsi untuk kategori perawat.

Namun, karena pandemi Covid-19, lomba tenaga kesehatan teladan ditunda, baru pekan kemarin ada informasi untuk seleksi di tingkat provinsi. 

Dia pun diminta membuat karya tulis bertema soal pandemi Covid-19. Dikarenakan itu sudah jadi tugas kesehariannya selama ini, maka dirinya membuat karya tulis bertema Peranan Tenaga Kesehatan dalam Melakukan Pelayanan ke Masyarakat di masa Pandemi.

"Dari situ saya dapat kabar untuk mewakili Jawa Barat dalam lomba tenaga kesehatan teladan ke tingkat nasional. Penilaiannya mencakup karya tulis, presentasi, dan wawancara," kata perawat yang sudah sejak 2014 bertugas di Puskesmas Rongga ini. 

Menurutnya, banyak suka dan duka yang dijalaninya sebagai tenaga perawat khususnya di masa pandemi Covid-19.

Apalagi pada saat puncak kemunculan kasus di periode Mei-Agustus 2021, dimana banyak warga yang datang ke Puskesmas dan terkonfirmasi positif. 

Dia dan keluarganya sendiri sudah merasakan bagaimana menderitanya ketika terpapar Covid-19.

Bahkan dirinya sempat tiga kali terpapar, yang pertama dan kedua masuk kategori orang tanpa gejala (OTG). Namun yang ketiga cukup membuatnya istirahat selama 25 hari bahkan sempat harus diinfus karena tubuhnya drop. 

"Sudah jadi tanggung jawab saya sebagai perawat pasien Covid-19, resikonya ya terpapar. Tapi yang paling sedih saat tahu keluarga saya juga ikut kena akibat saya terpapar," tuturnya. 

Baca Juga: Link, Cara Daftar, dan Syarat Penerimaan Polri untuk Bintara Perawat dan Bidan

Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), KBB, Aditya Duta Tirani mengaku bangga satu dari 1.500 perawat di KBB bisa mewakili Jabar ke tingkat nasional dalam lomba tenaga kesehatan teladan dari profesi perawat.

Apalagi yang bersangkutan berasal dari Rongga yang aksesibilitasnya tidak semudah di kawasan perkotaan. 

Itu menjadi bukti bahwa di tengah perjuangan tenaga kesehatan dalam penanggulangan pandemi Covid-19 dan program vaksinasi, perawat masih dapat berkarya, berinovasi dan berprestasi.

Khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terutama dalam mewujudkan tatanan kehidupan baru.

"Ini jadi kebanggaan bagi kami, semoga Kang Ginanjar terpilih menjadi tenaga kesehatan teladan tingkat nasional dan menjadi motivasi bagi perawat dan tenaga kesehatan lain," ucapnya. [*]

Baca Juga: Miris, Calon Perawat di Kota Bandung Buang Bayi Kandungnya Sendiri

Halaman:
1
2
3

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Usia Waduk Saguling di Ujung Tanduk Ini Penyebabnya

Rabu, 19 Januari 2022 | 19:15 WIB

Gaji ASN Bandung Barat Diprediksi Cair Pekan Ini

Selasa, 18 Januari 2022 | 12:38 WIB
X