Bukan Hanya Menjual Produk, Kopi Berpotensi Jadi Destinasi Wisata

- Kamis, 30 September 2021 | 15:11 WIB
[Ilustrasi biji kopi] Kopi Kabupaten Bandung sudah diakui menjadi yang terbaik, bahkan sampai mancanegara.  Kopi pun bukan hanya dijual dalam bentuk buah. (Pixabay/Young_n )
[Ilustrasi biji kopi] Kopi Kabupaten Bandung sudah diakui menjadi yang terbaik, bahkan sampai mancanegara. Kopi pun bukan hanya dijual dalam bentuk buah. (Pixabay/Young_n )

RANCABALI, AYOBANDUNG.COM — Kopi Kabupaten Bandung sudah diakui menjadi yang terbaik, bahkan sampai mancanegara.

Di Kabupaten Bandung, kopi bukan hanya dijual dalam bentuk buah, namun sudah sampai produk turunan.

Pengolahan kopi mulai penanaman sampai penyeduhan, sudah biasa dilakukan oleh petani yang bertebaran hampir di seluruh pegunungan di Kabupaten Bandung.

Proses tersebut berpotensi menjadi sebuah destinasi wisata baru. Wisata yang berpotensi didasarkan pada proses produksi kopi Kabupaten Bandung adalah wisata edukasi, mulai dari penanaman, pengolahan sampai menjadi secangkir kopi dalam pelbagai bentuk.

Proses penanaman di pegunungan, pengolahan seperti proses roasting sampai menyeduh kopi, dan dinikmati sendiri oleh pembuatnya, akan menjadi pengalaman baru yang bisa dijual kepada wisatawan.

Salah satu yang bisa dilakukan untuk mengembangkan wisata kopi adalah melakukan perjalanan dengan menggunakan mobil offroad untuk menjelajahi perkebunan kopi, seperti dalam Jelajah Kopi Kabupaten Bandung, Rabu 29 September 2021 di Rancabali, Kabupaten Bandung.

Mobil offroad berhenti di perkebunan kopi untuk melakukan penanaman, setelah itu melakukan pengolahan sampai menikmati secangkir kopi di rimbunnya hutan.

Secangkir kopi buatan sendiri di pegunungan akan terasa lebih nikmat, terlebih suasana dinginnya pegunungan mendukung suasana.

"Saat musim panen, bisa saja melakukan wisata pemanenan," ujar salah seorang petani kopi dalam Jelajah Kopi Kabupaten Bandung.

Menjadikan kopi sebagai objek wisata juga digagas oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bandung.

Jelajah Kopi menjadi salah satu upaya membudayakan petani menjadi pelaku usaha pariwisata Kopi.

"Bagaimana kopi ini bukan hanya dijual petani dalam bentuk biji atau bubuk, tapi seluruh prosesnya bisa dijual," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Wawan A Ridwan.

Baca Juga: Minum Kopi Sebelum Makan Penyebab Gula Darah Tinggi, Begini Cara Menurunkan Gula Darah Jadi Normal

Dengan melihat secara langsung proses pengolahan kopi, wisatawan juga akan lebih bisa memaknai perjuangan petani untuk menyajikan secangkir kopi yang membutuhkan waktu tidak sebentar.

Alhasil, masyarakat luas bisa lebih menghargai secangkir kopi yang dinikmati pagi hari.

Disamping itu, menjadikan kopi sebagai pariwisata akan memberi tambahan penghasilan bagi masyarakat, termasuk para petani.

Wisata Kopi, bisa dilakukan di manapun wilayah Kabupaten Bandung, baik selatan, timur maupun utara.

Disparbud Kabupaten Bandung juga terus melakukan sosialisasi kepada tour travel untuk menawarkan wisata Kopi kepada wisatawan. [*]

Baca Juga: 2 Waktu Terbaik Minum Kopi agar Khasiatnya Optimal

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perbedaan SPBU, Pertashop, dan Pertamini

Jumat, 21 Januari 2022 | 13:59 WIB
X