Uji Swab Acak ke Siswa yang PTM akan Dilakukan di Bandung 

- Kamis, 30 September 2021 | 14:07 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan melakukan uji swab secara acak kepada para siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM). (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan melakukan uji swab secara acak kepada para siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM). (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
REGOL, AYOBANDUNG.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan melakukan uji swab secara acak kepada para siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
 
Kegiatan itu dilakukan untuk memastikan kondisi penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah
 
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, menyatakan telah mengikuti rapat dengan Menko Maritim dan Investasi membahas tentang rencana uji swab secara acak kepada siswa yang mengikuti PTM.
 
Sampling siswa dilakukan sebanyak 10 persen dari total sekolah yang gelar PTM
 
"Hasil tadi malam bersama Menko Maritim sampling jadi kalau sekarang sekolah ada berapa diambil 10 persen," ujar Yana di Pendopo Kota Bandung pada Kamis, 30 September 2021. 
 
Ia menuturkan, jika hasil uji swab yang dilakukan secara acak menunjukan kasus Covid-19 di bawah 1 persen maka PTM tetap dilanjut. 
 
Namun, apabila persentase berada di angka satu hingga 5 persen maka para siswa tidak diperbolehkan masuk ke kelas.
 
Sedangkan apabila persentase mencapai diatas 5 persen, maka sekolah ditutup. 
 
"Sampling gak diambil semua, sekarang udah 1.600 lebih (sekolah gelar PTM) diambil 10 persen," katanya. 
 
Yana menuturkan, pihaknya masih akan menyusun kegiatan uji swab secara acak kepada siswa
 
"Keputusannya baru malam. Nanti sama Dinas Pendidikan," ungkapnya. 
 
Ia menuturkan, sejauh ini penyelenggaraan PTM di Kota Bandung relatif berjalan aman dan belum ditemukan siswa yang terpapar kasus Covid-19.
 
Sementara itu, Wali Kota Bandung Oded M Danial menambahkan, kondisi penyebaran Covid-19 di Kota Bandung saat ini relatif landai.
 
 
Meski begitu, ia mengaku belum akan melakukan pelonggaran kegiatan di sektor apa pun. 
 
"Saya kira kita nunggu dulu, besok ratas (rapat terbatas)," katanya. 
 
Oded menambahkan, perkembangan Covid-19 di Kota Bandung akan dibahas pada saat ratas termasuk kebijakan yang akan ditempuh.  [*]
 

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ketua Umum Minta Maaf Demo Ormas GMBI Berujung Ricuh

Kamis, 27 Januari 2022 | 22:37 WIB

Ini Kata PDIP Soal Desakan Pecat Arteria Dahlan

Kamis, 27 Januari 2022 | 18:44 WIB

Aksi Demo Ormas GMBI Berujung Ricuh di Polda Jabar

Kamis, 27 Januari 2022 | 16:00 WIB

Kota Bandung Berlakukan 25 Persen WFH

Kamis, 27 Januari 2022 | 11:23 WIB
X