Arusik Custom Sepeda Jadi Electric Bike, dari Onthel hingga Sepeda Lipat

- Rabu, 29 September 2021 | 15:52 WIB
Nama Arusik dipilih oleh Hendra bukan tanpa alasan. Berawal dari kejenuhan dengan minimnya aktivitas karena pandemi, nama Arusik yang bermakna bergerak dipilihnya untuk kembali menimbulkan semangat untuk bergerak. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Nama Arusik dipilih oleh Hendra bukan tanpa alasan. Berawal dari kejenuhan dengan minimnya aktivitas karena pandemi, nama Arusik yang bermakna bergerak dipilihnya untuk kembali menimbulkan semangat untuk bergerak. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)

Owner dari Arusik Sepeda, Hendra Gustera mengatakan, awal mula berdirinya Arusik Sepeda yaitu ketika masa awal pandemi 2020 di mana aktivitas dan kegiatan sangat dibatasi.

ARCAMANIK, AYOBANDUNG.COM — Bersepeda menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia beberapa tahun terakhir.

Variasi sepeda yang hadir kini makin beragam, seperti, sepeda lipat, sepeda gunung, sepeda roadbike, hingga sepeda listrik atau e-bike.

Ketika kita berbicara sepeda listrik, yang pertama muncul di benak kita pasti harga yang fantastis. Selain itu, model yang tersedia pun bisa jadi tidak cocok dengan selera dan kebutuhan yang kita mau.
 
Sebagai contoh, e-bike Super73-S2, dengan baterai 960 watt dan motor listrik yang dapat melaju hingga 25 km/jam dibanderol dengan harga 2.695 dolar AS atau setara Rp 38,5 juta.
 
Harga yang tinggi serta model sepeda yang tak cocok dengan kebutuhan terkadang membuat sebagian orang enggan memiliki e-bike.
 
Lalu, adakah solusi bagi penggemar sepeda yang terlanjur memiliki sepeda konvensional dan ingin mengubahnya menjadi sepeda listrik? Jawabannya, tentu ada.
 
Salah satu workshop yang bisa mengubah sepeda konvensional menjadi e-bike yaitu Arusik Sepeda.
 
Bagi pembaca yang ingin memodifikasi sepeda konvensionalnya menjadi e-bike, bisa langsung datang ke Workshop Arusik Sepeda terletak di Jalan Antapani City II No.1, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
 
Owner dari Arusik Sepeda, Hendra Gustera mengatakan, awal mula berdirinya Arusik Sepeda yaitu ketika masa awal pandemi 2020, ketika aktivitas dan kegiatan sangat dibatasi.
 
Nama Arusik dipilih oleh Hendra bukan tanpa alasan. Berawal dari kejenuhan dengan minimnya aktivitas karena pandemi, nama Arusik yang bermakna bergerak dipilihnya untuk kembali menimbulkan semangat untuk bergerak.
 
"Aktivitas dibatasi, pemberlakuan WFH, jadi orang orang lebih sering di rumah, maka dipilihlah kata usik yang berarti bergerak," ujar Hendra pada Rabu, 29 September 2021.
 
Lantas mengapa Hendra memilih untuk menekuni usaha custom sepeda ini?
 
Menurut Hendra, fenomena larisnya sepeda pada pertengahan 2020 membuat harga sepeda dan suku cadangnya naik.
 
Belum lagi fenomena sepeda listrik yang ikut ramai pada saat itu, maka tercetuslah ide untuk mencoba memasang suku cadang sepeda listrik ke sepeda konvensional.
 
Owner dari Arusik Sepeda, Hendra Gustera mengatakan, awal mula berdirinya Arusik Sepeda yaitu ketika masa awal pandemi 2020. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
 
Meski meminjal istilah e-bike, esensi utama bersepeda tetap tidak hilang, karena motor dan baterai yang dipasang pada sepeda berfungsi menambah daya dorong pedal sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
 
"Yang membedakan sepeda listrik dengan motor listrik kita itu ada di Pedal Assist System. Jadi masih ada effort untuk gowes, olahraga dapet, transportasi juga dapet," tambahnya.
 
Selain itu, dengan hadirnya Arusik ternyata membantu kalangan pecinta sepeda yang memiliki penyakit bawaan untuk bisa terus bersepeda.
 
Pasalnya, banyak di antara penggemar sepeda yang tidak diperbolehkan untuk bersepeda, mengingat risiko yang dibawa oleh penyakit mereka saat beraktivitas berat.
 
"Awalnya saya ga berpikir sampai situ, tapi ternyata banyak pesepeda ketika memiliki penyakit seperti jantung itu tidak boleh lagi bersepeda. Jadi Arusik bisa memberikan solusi bagi pesepeda yang memiliki penyakit seperti jantung yang masih ingin bersepeda," beber Hendra.
 
Nama Arusik dipilih oleh Hendra bukan tanpa alasan. Berawal dari kejenuhan dengan minimnya aktivitas karena pandemi, nama Arusik yang bermakna bergerak dipilihnya untuk kembali menimbulkan semangat untuk bergerak. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
 
Bagi pembaca yang ingin memodifikasi sepeda konvensionalnya menjadi e-bike, bisa langsung datang ke Workshop Arusik Sepeda terletak di Jalan Antapani City II No.1, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung.
 
Serta bisa mengunjungi Instagram resmi @arusik_sepeda untuk info lebih lanjut.
 
 
Dengan layout workshop yang tertata rapi, Arusik Sepeda siap mengubah semua jenis sepeda menjadi e-bike secara profesional.
 
Digarap oleh mekanik handal serta suku cadang berkualitas, Arusik Sepeda memberikan jaminan kepuasan bagi para pelanggannya. [*]
 
 

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UMK Kabupaten Bandung 2022 Direkomendasikan Naik 10%

Sabtu, 27 November 2021 | 15:00 WIB

Irigasi Meluap, 8 Rumah di Ngamprah Terendam Banjir

Jumat, 26 November 2021 | 18:33 WIB

Pertama Kali, Fashion Show di Kebun Teh Pangalengan

Jumat, 26 November 2021 | 17:05 WIB

Bandung Diguyur Hujan Lebat, Gedebage Banjir

Jumat, 26 November 2021 | 16:13 WIB
X