Gunung Salacau: Gunung Api Purba yang Dilirik Peneliti Dunia

- Senin, 27 September 2021 | 19:14 WIB
Gunung Salacau menjadi contoh tahapan sejarah Bumi Bandung tempat berlangsungnya aktivitas vulkanik yang revolusioner. Bekas gunung api itu kini menjadi bukit tajam karena jutaan tahun tererosi. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Gunung Salacau menjadi contoh tahapan sejarah Bumi Bandung tempat berlangsungnya aktivitas vulkanik yang revolusioner. Bekas gunung api itu kini menjadi bukit tajam karena jutaan tahun tererosi. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Kabupaten Bandung Barat (KBB) sebagai bagian dari wilayah cekungan Bandung menyimpan kekayaan bukti sejarah bumi. Selain kawasan karst Citatah, KBB juga memiliki gunung api purba bernama Gunung Salacau yang terletak di Desa Selacau, Kecamatan Batujajar.

Gunung Salacau menjadi contoh tahapan sejarah bumi Bandung tempat berlangsungnya aktivitas vulkanik yang revolusioner. Bekas gunung api itu kini menjadi bukit tajam karena jutaan tahun tererosi.

Geografiwan T Bachtiar mengatakan aktivitas vulkanik di Gunung Selacau terjadi sekitar empat juta tahun lalu, pada Zaman Tersier kala Pliosen. Pada saat itu daratan Pulau Jawa bertambah lebar ke Utara.

Baca Juga: 11 Rekomendasi HP Baterai 6000 mAh 1 Jutaan Terbaik 2021

"Gunung ini jadi bukti kronologis sejarah bumi cekungan Bandung. Misalnya, zaman 27 juta tahun lalu ketika laut dangkal buktinya perbukitan kapur di Rajamandala. Nah ini, 4 juta tahun lalu ketika lapisan kerak bumi terangkat oleh dorongan magmatis, buktinya adalah gunung Selacau," papar Bachtiar saat dihubungi, Senin 27 September 2021.

Nama Gunung Salacau telah terkenal dan mendunia. Bachtiar menyebutkan sejak zaman kolonial banyak ilmuwan khususnya para ahli geologi mengambil contoh, menyebut nama, dan menaruh gunung ini dalam peta geologi.

Nama ilmuwan yang tertarik terhadap Gunung Salacau di antaranya, Van Bemmelen, K. Kusumadinata, J.A. Katili, R.P. Koesoemadinata, M.A.C Dam, dan Edi Sunardi.

"Selain umur batuannya, Gunung Salacau ini menarik perhatian para peneliti karena bentuknya yang indah, jaraknya mudah dijangkau, dan berkait dengan sejarah bumi Bandung," jelasnya.

Baca Juga: LINK LIVE STREAMING Tira Persikabo vs Persib, Lengkap dengan Prediksi Skor!

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PPKM Level 2, ASN KBB Ngantor 50 Persen

Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:35 WIB
X