Harga Tomat Naik, Petani Lembang KBB Raup Untung Belasan Juta Rupiah

- Senin, 27 September 2021 | 15:54 WIB
Petani Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendapat untung besar dari hasil penjualan tomat pada musim panen tahun ini.  (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Petani Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendapat untung besar dari hasil penjualan tomat pada musim panen tahun ini. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM — Petani Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendapat untung besar dari hasil penjualan tomat pada musim panen tahun ini.

Pasalnya, komoditi tersebut mengalami kenaikan harga hingga Rp13 ribu per kilogram. 

Salah seorang petani asal Desa Cikidang, Kecamatan Lembang, Ading (56) mengatakan, harga normal tomat berada di angka Rp5.000 per kilogram. Kini kenaikannya hampir 50 persen lebih. 

Kondisi ini membuat Ading dalam beberapa bulan terakhir puas dengan hasil yang diperoleh. Dalam sekali panen ia bisa mendapat sekitar Rp17 juta.

"Rata-rata Rp17 juta. Tapi kan saya juga harus upah memetik dan transport, perawatan dan lain-lain," katanya, Senin 27 September 2021. 

Meski begitu, tiap pekan harga tomat terpantau mulai kembali menurun. Setelah sempat menyentuh Rp13 ribu, kini turun lagi ke angka Rp7.500 per kilogram. 

"Tapi sekarang harga tomat buah sudah turun lagi sekitar Rp7.500. Kemarin sempat mahal langsung dari gunung seharga Rp13.500," tambah Ading. 

Menurut Ading, mahalnya harga tomat dari tingkat petani dikarenakan hasil panen yang cukup bagus.

"Hasil panennya sedang bagus dan berpengaruh pada harganya. Hasil panen juga tidak terganggu oleh cuaca sekarang, kemarau basah," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Usia Waduk Saguling di Ujung Tanduk Ini Penyebabnya

Rabu, 19 Januari 2022 | 19:15 WIB

Gaji ASN Bandung Barat Diprediksi Cair Pekan Ini

Selasa, 18 Januari 2022 | 12:38 WIB
X