Hati-hati Jika Membeli Tanah di Daerah Ini

- Minggu, 26 September 2021 | 15:02 WIB
Ilustrasi sengketa lahan; Masyarakat diimbau untuk selalu hati-hati ketika membeli tanah, terutama di wilayah Utara Kabupaten Bandung karena  sering terjadi sengketa. (Tia/ayobandung.com))
Ilustrasi sengketa lahan; Masyarakat diimbau untuk selalu hati-hati ketika membeli tanah, terutama di wilayah Utara Kabupaten Bandung karena sering terjadi sengketa. (Tia/ayobandung.com))

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Badan Pertanahan Negara Kabupaten Bandung mengimbau masyarakat untuk selalu hati-hati ketika membeli tanah, terutama di wilayah Utara Kabupaten Bandung.

Kepala Seksi Sengketa BPN Kabupaten Bandung, Bambang Saputro, mengatakan berdasarkan data yang dimilikinya, wilayah Utara Kabupaten Bandung sering terjadi sengketa lahan.

Sebagian besar, sengketa tanah yang terjadi dikarenakan adanya sertifikat ganda.

Baca Juga: Menyapu Rumah Malam Hari Picu Kemiskinan? Ini Faktanya

"Sertifikat ganda ini memang persentasenya tidak terlalu besr, tapi harus diwaspadai, terutama daerah utara," ujar Bambang, Minggu 26 Septermber 2021.

Daerah utara yang dimaksud adalah Cimenyan, Cileunyi, Cilengkrang termasuk Bojongsoang. Daerah-daerah tersebut rawan terhadap konflik lahan, termasuk sertifikat ganda.

Bambang menyebut, wilayah utara Kabupaten Bandung banyak lahan yang dibeli oleh orang luar namun tidak ditempati. Beberapa terjadi konflik penguasaan lahan akibat tanah yang dibiarkan begitu saja.

Namun ada juga yang memanfaatkan kondisi dengan cara membuat sertifikat baru. Biasanya modus yang dilakukan adalah pura-pura kehilangan sertifikat untuk membuat sertifikat baru ke BPN.

"Sertifikat lama itu kebanyakan datanya tidak ada, belum ada pemetaan. Datanya juga tidak terekap, ini yang menjadikan rawan konflik. Bukan berarti takut membeli lahan di wilayah tersebut, tapi sebaiknya cek ricek dulu status lahannya" katanya.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X