Bisnis Truk Oleng Bikin Perajin Wayang Golek Bandung Barat 'Hidup' Lagi

- Sabtu, 25 September 2021 | 16:24 WIB
Bisnis truk Oleng bikin Perajin wayang golek di Bandung Barat bisa 'hidup' lagi, karena mendapatkan penghasilan pengganti. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Bisnis truk Oleng bikin Perajin wayang golek di Bandung Barat bisa 'hidup' lagi, karena mendapatkan penghasilan pengganti. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM — Pukulan telak pandemi Covid-19 terhadap karya seni ukir wayang golek mengakibatkan sejumlah perajin di Bandung Barat putar haluan membuat mainan anak, truk oleng

Produksi truk oleng sangat membantu perajin wayang golek untuk menambal penghasilan, karena di tengah wabah, permintaan wayang golek turun drastis. 

Asep Masroh alias Densus (42), salah satu perajin wayang golek asal Kampung Rancah, Desa Batujajar Barat, Kecamatan Batujajar, mangatakan ide memproduksi mainan truk oleh berawal dari tongkrongan para perajin wayang di sebuah warung. 

Saat itu, tiba-tiba datang seorang yang menawarkan membeli truk oleng dengan bentuk sangat menarik.

Dari sana muncul ide untuk membuat mainan itu, mengingat dari sisi bahan baku sama dengan wayang. 

"Pedagang wayang kan sering nongkrong sesama pedagang. Tiba-tiba ada yang jual truk oleng, lalu kita berpikir kenapa gak buat yang seperti itu. Akhirnya kami inisiatif untuk buat. Jadi semacam jiplak awalnya," kata Densus, Sabtu 25 September 2021. 

Selain mudah dibuat, putar haluan memproduksi truk oleng karena banyak perajin wayang sudah kehilangan pekerjaan saking minimnya permintaan barang. Menurut Densus, langkah ini akan memperpanjang napas perajin wayang. 

"Kami gak ada pekerjaan selama pandemi, selain itu ada potensi besar karena mainan ini sudah ramai di YouTube. Apalagi belum ada yang bikin di kita, maka kita beranikan diri," jelasnya. 

Berkat langkah itu, perajin wayang di KBB bisa sedikit tertolong. Kini dari 3 orang, sudah ada 9 orang yang mengikuti langkah Densus.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PPKM Level 2, ASN KBB Ngantor 50 Persen

Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:35 WIB
X