Ketimpangan Tanah Masih Jadi Isu Saat Hari Tani Nasional 2021

- Jumat, 24 September 2021 | 21:34 WIB
Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang saat menerima unjuk rasa dari Gerakan Mahasiswa (Gema) Petani Indonesia dalam peringatan Hari Tani Nasional 2021 di Depan Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Jl. Diponegoro, Kota Bandung, Jumat, (24 September 2021). (Dok. Humas DPRD Jabar)
Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang saat menerima unjuk rasa dari Gerakan Mahasiswa (Gema) Petani Indonesia dalam peringatan Hari Tani Nasional 2021 di Depan Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Jl. Diponegoro, Kota Bandung, Jumat, (24 September 2021). (Dok. Humas DPRD Jabar)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Pada peringatan Hari Tani Nasional yang jatuh setiap tanggal 24 September, permasalahan ketimpangan tanah masih menjadi isu yang terus dibicarakan.

Hal tersebut di Indonesia hanya dapat diatasi lewat kebijakan politik dimana kebijakan politik ini diatur oleh pemerintah pusat dengan cara me-remunerisasi tanah.

Demikian diutarakan Rafael Situmorang, yang merupakan Anggota Komisi I DPRD Jabar, kala beraudiensi dengan Massa aksi Gerakan Mahasiswa (GeMa) Petani Indonesia dalam peringatan Hari Tani Nasional 2021 di depan Gedung DPRD Jabar, Jumat, (24 September 2021).

Dia mendorong pemerintah eksekutif agar mengeluarkan kebijakan yang memang pro terhadap Reformasi Agraria.

Menurutnya Reformasi Agraria tidak hanya sebatas bagi-bagi sertifikat atau formalitas dari perusahaan tanah.

"Kuncinya dari segi aset bagaimana buruh tani diberikan kepercayaan dengan memiliki lahan pertanian sendiri," kata Rafael.

Dia pun mengaku prihatin terhadap ketimpangan penguasaan tanah di Indonesia, sebabnya masih terdapat segelintir korporasi yang bisa menguasai banyak tanah di bumi Pertiwi.

Baca Juga: Refleksi Hari Tani Nasional 2021: Mungkinkah Terjadi Krisis Pangan?

Maka dari itu, Rafael menegaskan akan mengawal pemerintah. Menurutnya hanya dengan dengan kebijakan politik seperti UU maupun PP dan lainnya, persoalan tersebut bisa selesai.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X