Harga Telur di Bandung Barat Anjlok, Sentuh Rp18.000 per Kg

- Kamis, 23 September 2021 | 17:09 WIB
Dedi (45), salah satu pedagang telur di Pasar Curug Agung, Kamis 23 September 2021, mengatakan harga telur tengah anjlok. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Dedi (45), salah satu pedagang telur di Pasar Curug Agung, Kamis 23 September 2021, mengatakan harga telur tengah anjlok. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Harga komoditi telur di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terjun bebas sejak beberapa pekan terakhir. Sempat menyentuh angka tertinggi Rp25.000 per kilogram, harga telur di KBB kini merosot ke angka Rp18.000 per kilogram.

Berdasarkan hasil pengamatan Dinas Perdagangan Bandung Barat di 7 pasar yaitu Pasar Tagog Padalarang, Pasar Curug Agung, Pasar Cisarua, Pasar Panorama Lembang, Pasar Cililin, Pasar Batujajar  dan Pasar Sindangkerta, harga telur cenderung terus menurun sejak beberapa pekan terakhir.

"Puncaknya hari ini berada di angka Rp18.000 per kilogram. Sudah seminggu lalu terus turun," kata Dedi (45), salah satu pedagang telur di Pasar Curug Agung, Kamis 23 September 2021.

Baca Juga: Menu Diet Sehat, Rutin Sarapan 2 Telur Bisa Turunkan Berat Badan

Dedi menyebut penyebab turunnya harga telur karena banyaknya stok. Sementara permintaan cenderung menurun. Selaku pedagang, Dedi mengaku tak mempermasalahkan turunnya harga telur. Namun, turunnya permintaan sangat berpengaruh pada pendapatan.

"Gak jadi masalah kalau harga turun. Yang masalah permintaan ikut turun juga, sedangkan stok telur banyak. Saya khawatir nanti gak ada yang beli jadi busuk," tambahnya.

Dedi menduga penurunan permintaan telur karena PPKM dan banyaknya bansos memakai komoditi telur terhadap masyarakat. Sehingga pembelian ke pasar menjadi turun karena mereka sudah punya stok.

"Hari biasa saya bisa jual 30 Kg per hari, sekarang 15 Kg saja sulit. Paling langganan untuk buat martabak," paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bandung Barat, Riki Triyadi mengatakan, penurunan komoditi telur tak perlu dipermasalahkan. Justru turunnya harga akan sangat membantu warga.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rumah Retak Akibat Blasting PT KCIC Ditinjau KLHK

Jumat, 22 Oktober 2021 | 19:44 WIB

Pengendara Motor di Lembang Terseret Banjir 

Selasa, 19 Oktober 2021 | 21:08 WIB
X