Kasus Ayam Busuk Paket Sembako Berbau Persaingan Bisnis

- Rabu, 22 September 2021 | 19:26 WIB
[Ilustrasi daging ayam] Kasus ayam busuk diduga mencuat karena ada persaingan bisnis. Informasi mencuat kepermukaan 4 hari setelah paket sembako disalurkan. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
[Ilustrasi daging ayam] Kasus ayam busuk diduga mencuat karena ada persaingan bisnis. Informasi mencuat kepermukaan 4 hari setelah paket sembako disalurkan. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Kasus ayam busuk diduga mencuat karena ada persaingan bisnis. Pasalnya, informasi ini mencuat kepermukaan 4 hari setelah paket sembako disalurkan.

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM — Bantuan paket sembako ayam busuk yang ditemukan keluarga penerima manfaat (KPM) BPNT di Desa Rajamandala, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) akhirnya ditarik. 

Supplier penyedia paket sembako, CV Barokah Bersaudara menyatakan pihaknya sudah mengganti item sembako yang tidak layak konsumsi itu. Supplier sudah mengganti item ayam potong, telur, dan tahu.

CV Barokah Bersaudara menyatakan sudah mengganti dua KPM yang mengeluhkan item sembako tak layak konsumsi.

Dua KPM yang mendapat ganti rugi tersebut yakni KPM yang berada di RW 06 Desa Rajamandala.

"Kami bertanggungjawab atas kerusakan item sembako yang dikeluhkan warga. Kami sudah mengganti item ayam potong, telur dan tahu. Semoga bisa bermanfaat bagi warga," ujar Staf CV Barokah Bersaudara, Mufti, Rabu 22 September 2021. 

Mufti menyampaikan, pihaknya mengakui bahwa item ayam potong didistribusikan dalam keadaan segar tanpa dibekukan.

Mufti menyatakan, ayam potong tersebut langsung didistribusikan ke pihak Agen Fuji setelah dipotong.

"Ayam potong memang tidak dalam keadaan beku atau frozen. Mengapa? Karena dari hasil penelitian ayam potong segar dinilai lebih sehat dibanding ayam beku," sebutnya.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Update Covid-19 Bandung Barat, Kasus Tersisa 16

Senin, 25 Oktober 2021 | 08:30 WIB

Rumah Retak Akibat Blasting PT KCIC Ditinjau KLHK

Jumat, 22 Oktober 2021 | 19:44 WIB
X