Siswa Tak Terawasi di Jalan, Kabupaten Bandung Butuh Angkutan Khusus

- Rabu, 22 September 2021 | 14:49 WIB
Bus Sekolah Bandung. (dok. Ayobandung.com)
Bus Sekolah Bandung. (dok. Ayobandung.com)

DAYEUHKOLOT, AYOBANDUNG.COM -- Pembelajaran tatap muka (PTM) di masa pandemi memerlukan infrastruktur lebih untuk menjamin keselamatan pelajar dari paparan Covid-19. Salah satunya angkutan khusus pelajar.

Penerapan protokol kesehatan di sekolah saat PTM sudah menjadi keharusan. Namun risiko terbesar paparan Covid-19 bagi pelajar justru saat dalam perjalanan pulang maupun menuju sekolah.

Kepala Sekolah SMK Al Amanah Rizal Alamsyah mengatakan, pada tahap awal percobaan PTM dua pekan lalu, hal yang menjadi evaluasi adalah euforia siswa ketika pulang sekolah.

Baca Juga: Vaksinasi dan PTM Bisa Bikin Bisnis Odong-Odong Hidup Lagi

"Awal-awal memang ada kekurangan terkait dengan menjaga jarak saat antre pulang dari sekolah. Tapi itu dievaluasi dan alhamdulillah bisa diatasi," ujar Rizal, Rabu, 22 September 2021.

Namun hal yang menjadi perhatian adalah saat menuju atau pulang dari sekolah, terutama saat di angkutan umum. Menurutnya, kurang ada pengawasan penerapan protokol kesehatan di angkutan umum yang biasa digunakan oleh siswa.

"Makanya kami tekankan protokol kesehatan individu siswa. Paling tidak selalu mengenakan masker," katanya.

Namun, kata Rizal, akan lebih baik apabila ada perhatian pemerintah terutama di Kabupaten Bandung untuk menyiapkan transportasi khusus pelajar, supaya ada kepercayaan lebih dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Beberapa sekolah mungkin telah melakukan kerja sama terkait masalah transportasi bagi siswanya," ucapnya.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perahu Eretan Penyelamat Anak Sekolah di Majalaya

Jumat, 15 Oktober 2021 | 14:57 WIB
X