Buron Satu Bulan, Terduga Perampok Bersenjata Api di Dayeuhkolot Bandung Ditangkap

- Rabu, 22 September 2021 | 14:02 WIB
Perampok bersenjata api di Dayeuhkolot Bandung diringkus. (dok. Ayobandung.com)
Perampok bersenjata api di Dayeuhkolot Bandung diringkus. (dok. Ayobandung.com)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Setelah buron selama satu bulan lebih, terduga pelaku perampokan sepeda motor dengan menggunakan senjata api">senjata api di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, berhasil diringkus kepolisian Polresta Bandung.

Aksi perampokan sepeda motor itu viral di sosial media pada 10 Agustus 2021 dini hari. Dalam rekaman CCTV di tempat kejadian perkara, terlihat dua orang masuk ke sebuah kos-kosan mahasiswa untuk mencuri sepeda motor.

Dua orang korban yang terbangun dari tidurnya langsung ditodong menggunakan benda mirip senjata api">senjata api jenis pistol. Karena ditodong menggunakan senjata api">senjata api, dua korban hanya pasrah melihat sepeda motornya dibawa kabur.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Empat Orang Tewas

Pada saat kejadian, pelaku diperkirakan berjumlah 4 orang, yang mana dua pelaku masuk ke kos-kosan dengan cara membobol kunci gembok, sementara dua orang lainnya menunggu di jalan raya.

"Setelah melakukan penyelidikan, kami berhasil mengungkap kelompok tersebut," ujar Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, Senin 22 September 2021.

Para tersangka ditangkap di wilayah Bandung. Namun semua yang ditangkap berasal dari Limbangan, Kabupaten Garut.

"Mereka berkelompok ada 10 orang anggota kelompok dan 7 orang kami amankan,  3 orang masih DPO. Mereka bekerja berkelompok dan berbagi peran. Saat melakukan aksi, biasanya dilakukan oleh 4 orang," ungkapnya.

Dari para pelaku Polresta Bandung berhasil mengamankan barang bukti 23 sepeda motor hasil pencurian di pelbagai wilayah, sebagian besar dari Kota Bandung dan Kabupaten Bandung.

Baca Juga: Kebakaran di Belakang Kiara Artha Park Bandung Hanguskan 10 Rumah

"Benda yang diduga pistol ternyata hanya korel api mirip pistol," ungkapnya.

Hendra mengimbau agar tiga orang DPO segera menyerahkan diri. Atas perbuatannya 7 orang tersangka dijerat pasal 363 dan 365 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara.

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perahu Eretan Penyelamat Anak Sekolah di Majalaya

Jumat, 15 Oktober 2021 | 14:57 WIB
X