HJKB ke-211, Pasar Kreatif Jadi Sarana Pemulihan Ekonomi di Kota Bandung

- Selasa, 21 September 2021 | 13:22 WIB
Kadisdagin Kota Bandung Elly Wasliah memberikan keterangan seputar kenaikan harga daging ayam dan sapi di Balai Kota Bandung, Selasa, 6 April 2021. (Ayobandung.com/Gelar Aldi)
Kadisdagin Kota Bandung Elly Wasliah memberikan keterangan seputar kenaikan harga daging ayam dan sapi di Balai Kota Bandung, Selasa, 6 April 2021. (Ayobandung.com/Gelar Aldi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Semenjak pandemi Covid-19, geliat ekonomi di Kota Bandung mengalami hambatan di berbagai sektor. Hal ini tak lepas dari kebijakan yang melarang aktivitas yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Saat ini, kondisi penyebaran Covid-19 di Kota Bandung sudah menurun sehingga ekonomi harus kembali bergerak. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) meluncurkan Program Pasar Kreatif sebagai pemicu pemulihan ekonomi mengingat relaksasi sudah banyak diberikan pada banyak sektor.

Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Walsiah mengatakan Pasar Kreatif bisa menjadi momentum pemulihan ekonomi.

Baca Juga: Toko Mas Gaya Baru Kosambi Dirampok!

"Tujuan diselenggarakan Pasar Kreatif Bandung ini dalam rangka Upaya pemulihan ekonomi di Kota Bandung, Serta sebagai rangakaian Peringatan HJKB ke-211," ujar Elly pada Selasa, 21 September 2021.

Sebanyak 252 UKM Kota Bandung turut memeriahkan acara Pasar Kreatif Bandung 2021. Selain itu produk UKM yang terlibat semakin bervariatif dengan tambahan produk makanan dan minuman kemasan.

"Untuk tahun ini Alhamdulillah pelaku UKM makanan dan minuman dalam kemasan sekarang sudah dilibatkan Sebagai peserta Pasar Kreatif Bandung 2021," ungkapnya.

Elly menambahkan, dengan bertambahnya pelaku UKM dalam acara ini bisa menjadikan pemulihan ekonomi lebih cepat. Mengingat acara serupa yang digelar pada 2020 meraup omset sebesar Rp1.670.000.000 dengan peserta sebanyak 212 UKM.

Baca Juga: PT KAI Buka Lowongan Pekerjaan 12 Formasi untuk SMA hingga S1, Catat Syarat dan Cara Daftarnya

"Meski terjadi penambahan, untuk target kenaikan omset kita menargetkan 10%. Diperkirakan di angka Rp1,9 Miliar. Meski pengunjung belum banyak, semoga bisa tercapai target kami," tambah Elly.

Meski sempat terjadi penurunan tren ekonomi di Kota Bandung akibat kebijakan PPKM, Elly berharap dengan diberikannya relaksasi di sektor wisata dan mal bisa menjadi momentum kebangkitan ekonomi di Kota Bandung.

"Pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung pada akhir tahun 2020 minus 2,28 persen. Tapi dengan relaksasi terutama MICE nya kan boleh ya, eksibisi, meeting, insentif, pameran bisa mendukung geliat ekonomi," ujar Elly.

Baca Juga: Penyebab Marak Boneka Pengemis di Bandung: Mereka Sebenarnya Malu Dikasihani

Selain Disdagin, Elly berharap dinas dinas terkait bisa turut mendukung pemilihan ekonomi di Kota Bandung. Seperti Disbudpar, Dispangtan dan Dinas KUKM bisa ikut andil dalam pemulihan ekonomi Kota Bandung.

"Seperti yang saya sampaikan, Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit," tutupnya.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 6 Desember 2021

Senin, 6 Desember 2021 | 05:00 WIB

Lokasi Ganjil Genap Bandung dan Aturan Lengkapnya

Minggu, 5 Desember 2021 | 06:00 WIB

Resmi! Kota Bandung Larang Perayaan Tahun Baru

Jumat, 3 Desember 2021 | 16:52 WIB
X