Cerita Warga Diserang Peluru Nyasar: Kirain Suara Tikus 

- Senin, 20 September 2021 | 19:22 WIB
[Ilustrasi kaca pecah akibat peluru] Sebuah peluru kaliber 9 mm ditemukan di rumah seorang warga di Jalan Cinta Asih, RT 01 RW 12 Cibangkong, Batununggal, Kota Bandung, (Pixabay/Kira Hoffmann )
[Ilustrasi kaca pecah akibat peluru] Sebuah peluru kaliber 9 mm ditemukan di rumah seorang warga di Jalan Cinta Asih, RT 01 RW 12 Cibangkong, Batununggal, Kota Bandung, (Pixabay/Kira Hoffmann )
 
BATUNUNGGAL, AYOBANDUNG.COM — Sebuah peluru kaliber 9 mm ditemukan di rumah seorang warga di Jalan Cinta Asih, RT 01 RW 12 Cibangkong, Batununggal, Kota Bandung, Minggu, 19 September 2021. Peluru ditemukan di wastafel dapur rumah tersebut.
 
Pemilik rumah, Adis, mengaku terbangun sekitar pukul 01.30 WIB dini hari, Minggu, 19 September 2021. Ia terbangun sebab mendengar suara benturan keras di dapur.
 
Awalnya ia mengiara bahwa suara tersebut berasal dari tikus yang merangsek, sehingga ia tidak langsung mengecek asal suara itu.
 
"Ketahuannya jam 8 pagi. Jadi, kan lagi pada tidur jam setengah dua ada suara ngebelentrang, brang. Terus saya kebangun anak juga kebangun disangka tikus didiemin," ujarnya, Senin, 20 September 2021.
 
Kira-kira waktu shubuh, ketika Adis hendak memasak. Ia dikejutkan oleh kondisi tutup panci kaca yang pecah termasuk beberapa piring dan wajan rusak.
 
Ia pun langsung melaporkan kejadian itu kepada suaminya. 
 
"Aa itu tutup panci pecah masa sama tikus. Kenapa piring juga pecah, belum dilihat apa-apa. Saya pergi ke pasar, setelah itu dicek lagi penasaran kenapa sama tikus sampai pecah gitu. Wajan ketahuan bolong pas diangkat," ujarnya. 
 
Tak hanya piring dan wajan, beberapa bagian peralatan dapur lainnya juga rusak akibat peluru tersebut.
 
Mengetahui wajan bolong dengan diameter kecil, ia refleks mengecek ke atap rumah. Ia juga kaget lantaran atap rumahnya ternyata terdapat bekas lubang. 
 
"Kenapa bolong begini saya curiga ada peluru gitu. Saya cari ke atap ada yang bolong dicari ke bawah lagi eh ada peluru di wastafel," katanya. 
 
Atas kejadian itu, Adis langsung melaporkan insiden itu kepada orangtuanya, ke RT, RW, serta pihak kepolisian. Adis mengaku bahwa peristiwa peluru nyasar itu baru pertama kali terjadi.
 
 
Kapolsek Batununggal, Iptu Muryadi mengaku pihaknya terus melakukan penyelidikan terkait peluru nyasar di rumah warga.
 
Sejauh ini pihaknya tidak menemukan peristiwa menonjol atau pengaduan masyarakat. Masih belum diketahui dari mana peluru nyasar itu, yang sempat dikira tikus, berasal. [*]
 

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Vaksinasi Kota Bandung Capai 99 Persen

Senin, 6 Desember 2021 | 12:35 WIB

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 6 Desember 2021

Senin, 6 Desember 2021 | 05:00 WIB

Lokasi Ganjil Genap Bandung dan Aturan Lengkapnya

Minggu, 5 Desember 2021 | 06:00 WIB
X