Warga Andir Bercocok Tanam di Tanggul Sungai Citarum, Hasilnya untuk Bekal Saat Banjir

- Senin, 20 September 2021 | 15:59 WIB
Warga Andir bercocok tanam di tanggul Sungai Citarum sebagai persiapan musim banjir. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)
Warga Andir bercocok tanam di tanggul Sungai Citarum sebagai persiapan musim banjir. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

BALEENDAH, AYOBANDUNG.COM -- Sepanjang tanggul bantaran Sungai Citarum di Kampung Ciputat, Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung dipenuhi oleh tanaman warga sekitar.

Bukan tanpa alasan, warga bercocok tanam untuk mempersiapkan diri menghadapi musim banjir. Hasil banjirdi tanggul bantaran Sungai Citarum digunakan untuk bekal selama mengungsi ketika banjir tiba.

Tanaman yang ditanam di tanggul setinggi lebih kurang 2,5 meter tersebut sebagian besar berjenis umbi-umbian, seperti singkong, ubi dan talas. Namun tidak jarang pohon pepaya dan labu juga ditanam di lokasi tersebut.

Baca Juga: Berawal dari Hobi, Deny Sukses Kembangkan Koi dengan Omzet Ratusan Juta

Dede Rohiah, salah seorang warga mengaku dirinya sering memanfaatkan tanggul bantaran Sungai Citarum untuk bertani.

"Memanfaatkan lahan. Ini juga untuk persiapan menghadapi banjir," ujar Dede, Senin 20 September 2021.

Kampung Ciputat, Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung biasa terendam banjir sampai ketinggian 2 meter. Sebagian warga sering bertahan di lantai 2 rumahnya.

"Saat awal banjir, biasanya bantuan belum datang. Jadi untuk mengganjal perut, biasanya memanen singkong atau tanaman lainnya," paparnya.

Baca Juga: Penyebab Gagal Lolos Seleksi Administrasi Tes CPNS: Tidak Cermat!

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Segini Tarif Tol Cisumdawu Setelah Gratis Dua Pekan

Selasa, 25 Januari 2022 | 13:44 WIB

Jalan Ali Sadikin Diusulkan Jadi Nama Tol Cisumdawu

Selasa, 25 Januari 2022 | 10:37 WIB
X