Penyebab Gagal Lolos Seleksi Administrasi Tes CPNS: Tidak Cermat!

- Jumat, 17 September 2021 | 19:24 WIB
[Ilustrasi Tes CPNS] Penyebab gagal lolos seleksi administasi tes CPNS, menurut Kepala BKPSDM Kabupaten Bandung, dikarenakan banyak yang tidak cermat. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
[Ilustrasi Tes CPNS] Penyebab gagal lolos seleksi administasi tes CPNS, menurut Kepala BKPSDM Kabupaten Bandung, dikarenakan banyak yang tidak cermat. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

Penyebab gagal lolos seleksi administrasi tes CPNS, menurut Kepala BKPSDM Kabupaten Bandung, dikarenakan banyak yang tidak cermat.

SOREANG, AYOBANDUNG.COM — Ribuan orang sedang melakukan tes SKD CPNS yang ada di Kabupaten Bandung.

Dari jumlah ribuan yang telah lolos seleksi administrasi itu, belasan ribu lainnya tidak lolos dan dipastikan gagal mengikuti tes.

Kepala BKPSDM Kabupaten Bandung, Wawan A Ridwan mengatakan, pada penerimaan CPNS tahun ini, ada belasan ribu orang tidak lolos seleksi administrasi.

"Peminat CPNS di Kabupaten Bandung itu sangat banyak, ada 20.000-an yang mengakses, tapi banyak yang tidak lolos ketika seleksi administrasi," ujar Wawan, Jumat 17 Septermber 2021.

Dari 20.000-an pelamar, kata Wawan, hanya 2.543 peserta yang lolos seleksi administrasi, artinya belasan ribu orang tidak bisa mengikuti tes SKD karena dinyatakan tidak lolos administrasi.

Hal tersebut menjadi hambatan proses seleksi tes CPNS tahun ini, yang menggunakan sistem daring.

Kesalahan paling banyak ditemukan adalah ketidakpahaman peserta dalam melakukan pendaftaran secara daring.

"Banyak yang tidak lulus seleksi administrasi karena kurang cermat. Misalnya salah upload berkas, berkas kurang jelas atau hal lainnya," ujar Wawan.

Dengan pengalaman tersebut, ke depan pendaftar CPNS diharapkan harus betul-betul cermat, karena hal tersebut bisa menghilangkan kesempatan untuk mengabdi kepada negara dengan menjadi pegawai negeri sipil.

Baca Juga: Objek Wisata Buka Tanpa Aplikasi PeduliLindungi akan Kena Sanksi!

Tes SKD CPNS sendiri mulai dilakukan pada 17 September sampai 23 September. Untuk Kabupaten Bandung dilakukan di Telkom University.

Pelaksanaan tes SKD dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan ketat, bahkan peserta wajib membawa surat vaksin dan hasil PCR agar bisa mengikuti tes. [*]

Baca Juga: 5 Negara Sudah Pasrah dan Hidup Damai dengan Covid-19

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X