Ancaman Gempa Sesar Lembang Mengintai, BNPB Gelar Simulasi Evakuasi

- Jumat, 17 September 2021 | 17:18 WIB
ilustrasi -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar simulasi penanganan kegempaan di Desa Cigugur Girang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Jumat 17 September 2021. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
ilustrasi -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar simulasi penanganan kegempaan di Desa Cigugur Girang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Jumat 17 September 2021. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

PARONGPONG, AYOBANDUNG.COM -- Kewaspadaan dan mitigasi bencana warga Bandung Raya terkait dampak gempa bumi dari Sesar Lembang terus ditingkatkan.

Terbaru, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar simulasi penanganan kegempaan di Desa Cigugur Girang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Jumat 17 September 2021.

Dalam kesempatan itu warga digambarkan berada di tengah bencana gempa bumi dari Sesar Lembang. Seluruh barang dan bangunan di sekitar mereka bergetar. Mereka dilatih bisa menyelamatkan diri dalam kondisi tersebut.

Baca Juga: 22 HP Murah RAM Besar Baterai Jumbo 1 Jutaan Terbaik 2021

Warga juga dituntut mempu menyelamatkan warga lain yang jatuh pingsan atau terluka. Selain itu, masyarakat dilatih kepekaan dimana lokasi evakuasi paling aman saat sesar Lembang bergerak.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Pusdiklat BNPB Theodora Eva mengatakan, simulasi gempa bumi ini dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan petugas. Khususnya yang terdampak Sesar Lembang.

Dampak gempa Sesar Lembang sendiri disebut bisa dirasakan di beberapa wilayah di Bandung Raya. Seperti Bandung Barat, Kota Cimahi hingga Kota Bandung.

"Kita melakukan simulasi ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah daerah terhadap ancaman sesar lembang di wilayah KBB, Kota Bandung, Cimahi dan wilayah sekitarnya," kata Theodora.

Berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bandung Barat merupakan daerah dengan indeks risiko bencana yang cukup tinggi lantaran diintai sejumlah potensi bencana mulai dari gempa bumi serta gunung meletus.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Irigasi Meluap, 8 Rumah di Ngamprah Terendam Banjir

Jumat, 26 November 2021 | 18:33 WIB

Usulan UMK KBB 2022 Naik 7 Persen, Ini Komentar Apindo

Kamis, 25 November 2021 | 19:19 WIB
X