19 Objek Wisata Kabupaten Bandung Siap Dibuka

- Jumat, 17 September 2021 | 16:47 WIB
objek wisata Kawah Putih, Kabupaten Bandung; Belasan objek wisata Kabupaten Bandung siap membuka aktivitas wisatanya. Namun masih menunggu aktivasi Aplikasi PeduliLindungi dari Kementerian Kesehatan.  ((Eneng ReniNuraisyah Jamil/Ayobandung.com))
objek wisata Kawah Putih, Kabupaten Bandung; Belasan objek wisata Kabupaten Bandung siap membuka aktivitas wisatanya. Namun masih menunggu aktivasi Aplikasi PeduliLindungi dari Kementerian Kesehatan. ((Eneng ReniNuraisyah Jamil/Ayobandung.com))

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Belasan objek wisata Kabupaten Bandung siap membuka aktivitas wisatanya. Namun masih menunggu aktivasi Aplikasi PeduliLindungi dari Kementerian Kesehatan.

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Ramdhan mengatakan, untuk bisa melakukan pembukaan objek wisata Kabupaten Bandung, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh pengelola objek wisata Kabupaten Bandung.

"Ada sejumlah persyaratan agar bisa membuka objek wisata Kabupaten Bandung di antaranya bersertifikat CHSE dari Kemepar, protokol kesehatan ketat, pengawasan satgas covid dan menggunakan aplikasi peduli lindungi," ujar Ramdhan, Jumat 17 September 2021.

Baca Juga: 22 HP Murah RAM Besar Baterai Jumbo 1 Jutaan Terbaik 2021

Menurutnya sudah banyak objek wisata Kabupaten Bandung yang meminta aktivasi Aplikasi PeduliLindungi dari Kemenkes RI.

Namun, dari semua pengelola objek wisata, hanya belasan yang telah memiliki sertifikat CHSE dari Kemeparekraf. Sertifikat tersebut menjadi salah satu syarat sebelum objek wisata diizinkan dibuka.

"Di Kabupaten Bandung baru ada 19 objek wisata yang telah memiliki sertifikat CHSE," ujarnya.

Namun kata Ramdhan, sudah banyak objek wisata Kabupaten Bandung yang sedang mengajukan penerbitan CHSE dari Kemenparekraf. Jika sudah terbit, maka dimungkinkan bisa membuka aktivitas wisata setelah mememiliki aplikasi peduli lindungi.

"Yang telah memiliki CHSE itu rata-rata telah mengajukan akun Aplikasi PeduliLindungi. Tinggal menunggu izin operasional," ujarnya.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X