Polisi Operasi Lalu Lintas, Siapkan Hal Ini Agar Tak Kena Tilang

- Kamis, 16 September 2021 | 16:38 WIB
Polresta Bandung akan melakukan operasi patuh lodaya dengan sasaran pengendara kendaraan bermotor di jalan raya. (Istimewa)
Polresta Bandung akan melakukan operasi patuh lodaya dengan sasaran pengendara kendaraan bermotor di jalan raya. (Istimewa)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Polresta Bandung akan melakukan operasi patuh lodaya dengan sasaran pengendara kendaraan bermotor di jalan raya.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan, operasi patuh lodaya akan dilakukan selama dua pekan dimulai pekan depan.

"Operasi patuh lodaya akan dilakukan mulai 20 September sampai 3 Oktober," ujar Hendra, Kamis 16 September 2021.

Baca Juga: 7 HP Baterai 6000 mAh di Bawah 2 Jutaan Terbaik 2021

Loksi operasi patuh lodaya berada di titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas. Terlebih salah satu tujuan operasi tersebut adalah melakukan penertiban kebiasaan melanggar yang dilakukan oleh pengendara di jalan raya.

"Tujuan operasi patuh lodaya 2021 untuk mewujudkan kelancaran dan menumbuhkan budaya tertib dalam berlalu lintas," katanya.

Selain itu, tujuan dari operasi patuh lodaya juga untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sehingga akan juga dilakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan.

"Operasi ini fokus melaksanakan sosialisasi untuk keselamatan di jalan raya, tertib lalu lintas dengan mematuhi rambu-rambu," ujarnya.

Baca Juga: Tanda Diabetes Semakin Parah, 5 Buah Ini Penakluknya!

Pelanggaran yang sering ditemukan saat operasi patuh lodaya adalah tidak mengenakan helm bagi kendaraan roda dua, tidak mengenakan sabuk keselamatan bagi roda empat.

Selain itu, pelanggaran yang sering ditemukan adalah penggunaan telepon ketika mengemudi dan melanggar rambu lalu lintas.

"Selalu bawa surat-surat kendaraan, juga harus dipastikan memiliki SIM," katanya.

Kendaraan yang melanggar dipastikan akan dikenakan tilang oleh petugas di lapangan.

Baca Juga: JADWAL PENCAIRAN BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan Tahap 4, Ini Cara Cek Nama Penerima

Sementara, pelanggaran protokol kesehatan yang sering ditemukan adalah tidak mengenakan masker, juga membawa penumpang melebihi kapasitas seperti yang diharuskan selama panemi, yakni 50% dari kapasitas kendaraan.

Kendaraan yang terlihat melanggar protokol kesehatan akan dihentikan untuk diberikan pembinaan.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UMK Kabupaten Bandung 2022 Direkomendasikan Naik 10%

Sabtu, 27 November 2021 | 15:00 WIB

Pertama Kali, Fashion Show di Kebun Teh Pangalengan

Jumat, 26 November 2021 | 17:05 WIB

Pemadaman Listrik Hari Ini di Bandung 25 November 2021

Kamis, 25 November 2021 | 08:30 WIB

Pemadaman Listrik Hari Ini di Bandung 23 November 2021

Selasa, 23 November 2021 | 09:00 WIB
X